Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Berita

Proses Seleksi Pegawai RSUD RAA Soewondo Pati Diwarnai Laporan ke Kepolisian

badge-check


					Proses Seleksi Pegawai RSUD RAA Soewondo Pati Diwarnai Laporan ke Kepolisian Perbesar

Pati, 11 April 2025 – Proses seleksi pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati telah memasuki tahapan wawancara. Namun, tahapan seleksi ini diwarnai laporan kepada kepolisian oleh sejumlah pegawai yang menilai proses rekrutmen tidak transparan.

Bupati Pati, Bapak Sudewo, menanggapi laporan tersebut dengan santai. Bahkan, ia membiarkan pegawai yang tidak puas melaporkannya ke pihak berwajib.

“Silahkan saja kalau mau lapor Polisi, lapor saja. Yang seharusnya lapor Polisi itu kami, karena dia masuknya tidak dengan prosedur yang benar sampai tidak ada tes, tidak ada pengumuman, tiba-tiba masuk dan ada indikasi sogok-menyogok,” ungkap Bupati Sudewo, Jumat (11/4/2025).

Tak hanya itu, Bupati Sudewo juga akan melaporkan balik pihak yang melaporkannya atau oknum di RSUD RAA Soewondo Pati. Pasalnya, terdapat indikasi pegawai yang diterima tanpa melalui prosedur yang sehat.

“Dia yang tidak sehat kok masuknya, ada indikasi sogok-menyogok. Katanya ada yang Rp80-100 juta,” lanjutnya.

Meski demikian, pegawai yang tidak lolos seleksi tetap dapat melanjutkan karir di RSUD RAA Soewondo Pati hingga kontraknya berakhir.

Bupati Sudewo menjamin proses rekrutmen berjalan transparan dan bebas dari praktik suap. Ia meminta masyarakat atau pegawai yang mengetahui indikasi kecurangan untuk melaporkannya.

“Kalau memang dalam seleksi ini ada indikasi sogok-menyogok, laporkan ke saya. Pasti akan saya pecat, meskipun dia lolos sebagai pegawai tetap. Saya ingin rumah sakit ini baik, dengan SDM yang humanis dan tidak judes,” tegasnya.

Diharapkan, melalui proses seleksi ini, RSUD RAA Soewondo Pati dapat merekrut tenaga kesehatan terbaik yang profesional, humanis, dan ramah dalam melayani masyarakat. Hal ini menanggapi banyaknya keluhan warga tentang sikap pegawai yang dinilai judes dan kurang bersahabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial