PATI, umbara.co.id – Kerusakan jalan penghubung Desa Tlogowungu menuju Desa Bapoh, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, semakin dikeluhkan warga. Kondisi jalan yang dipenuhi lubang besar dan cukup dalam dinilai membahayakan pengendara yang melintas setiap hari.
Jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan wilayah Kecamatan Tlogowungu dengan Kecamatan Wedarijaksa. Selain rawan kecelakaan, kerusakan jalan juga dinilai menghambat aktivitas masyarakat.

Salah satu warga yang sering melintasi jalur tersebut, Khoirurriza, mengaku nyaris mengalami kecelakaan akibat roda kendaraannya masuk ke lubang jalan.
“Saya hampir terjatuh karena terperosok ke lubang jalan itu,” ungkapnya.
Keluhan masyarakat itu mendapat tanggapan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati. Pemerintah daerah memastikan bahwa perbaikan ruas jalan Tlogowungu–Bapoh telah masuk dalam program peningkatan jalan pada tahun 2026.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,95 miliar untuk proyek tersebut.
“Sudah dialokasikan Rp1,95 miliar. Saat ini masih dalam tahap perencanaan. Diperkirakan Maret perencanaan selesai, kemudian dilanjutkan proses pemilihan penyedia dan pelaksanaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pekerjaan fisik proyek diperkirakan mulai dilaksanakan pada akhir Maret atau awal April 2026.
Dalam pelaksanaannya, jalan akan diperbaiki menggunakan metode pengaspalan hotmix dengan estimasi panjang penanganan sekitar 1,4 kilometer. Namun, detail panjang penanganan masih menunggu hasil final dari perencanaan teknis yang sedang disusun.
(ADV)













