Menu

Mode Gelap
Gedung Kesenian Pati Dinilai Belum Mampu Tampung Antusias Seniman DPRD Minta Plt Bupati Pati Fokus Benahi Jalan Rusak Pengisian Perangkat Desa di Pati Belum Jelas, Puluhan Jabatan Masih Kosong Ketua Komisi B DPRD Pati Harap Ada Inovasi Program Bantu Kebutuhan Pokok Warga DPRD Pati Dorong Pasar Murah Digelar Lebih Rutin di Tengah Kondisi Ekonomi Sulit DPRD Pati Dukung Pasar Murah Agar Manfaatnya Dirasakan Hingga Tingkat Desa

Advertorial

Ali Badrudin Minta Kasus Penahanan Ijazah di SMPN 1 Tayu Diusut Tuntas

badge-check


					Ali Badrudin Minta Kasus Penahanan Ijazah di SMPN 1 Tayu Diusut Tuntas Perbesar

PATI, umbara.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, meminta persoalan penahanan ijazah siswa di SMP Negeri 1 Tayu diusut tuntas. Kasus tersebut mencuat setelah warga melaporkan adanya puluhan ijazah yang belum bisa diambil karena diduga terkait sejumlah pembayaran.

Aduan masyarakat semakin menguat setelah Komisi D DPRD Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah tersebut. Dalam sidak itu, anggota dewan menemukan sejumlah ijazah siswa yang masih disimpan pihak sekolah, bahkan ada yang berasal dari lulusan dua hingga tiga tahun lalu.

“Pengambilan ijazah itu hak siswa. Tidak boleh ada pungutan, apalagi dijadikan syarat,” ujar Ali Badrudin.

Ia menilai praktik penahanan ijazah tersebut bertentangan dengan aturan di bidang pendidikan. Karena itu, DPRD Pati meminta Komisi D segera menindaklanjuti temuan tersebut dengan memanggil pihak sekolah dan Dinas Pendidikan.

Menurut Ali, apabila memang terdapat penarikan uang yang digunakan untuk kepentingan pembangunan sekolah, hal itu seharusnya disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Namun ke depan, mekanisme seperti itu tidak boleh lagi terjadi.

“Kita khawatir kalau sekolah membantah padahal warga punya bukti bayar. Bisa masuk kategori penipuan,” tegasnya.

Ali menduga kebijakan tersebut bukan merupakan keputusan pribadi, melainkan hasil kesepakatan bersama, kemungkinan melalui komite sekolah atau forum rapat internal. Karena itu, ia meminta pihak sekolah bersikap jujur dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Ia menambahkan, keluhan masyarakat terkait penahanan ijazah di SMPN 1 Tayu bukan hal baru. Persoalan serupa disebut telah muncul sejak beberapa tahun lalu, namun hingga kini belum ada penyelesaian yang tegas.

Untuk itu, Komisi D DPRD Pati diminta segera memanggil kepala sekolah dan Dinas Pendidikan guna memberikan penjelasan dan mencari solusi yang adil bagi para siswa.

“Kami ingin pendidikan di Pati berjalan bersih. Jangan sampai siswa dirugikan hanya karena urusan administratif,” tutup Ali.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gedung Kesenian Pati Dinilai Belum Mampu Tampung Antusias Seniman

7 Maret 2026 - 07:08 WIB

DPRD Minta Plt Bupati Pati Fokus Benahi Jalan Rusak

7 Maret 2026 - 07:08 WIB

Pengisian Perangkat Desa di Pati Belum Jelas, Puluhan Jabatan Masih Kosong

7 Maret 2026 - 07:07 WIB

Ketua Komisi B DPRD Pati Harap Ada Inovasi Program Bantu Kebutuhan Pokok Warga

7 Maret 2026 - 07:06 WIB

DPRD Pati Dorong Pasar Murah Digelar Lebih Rutin di Tengah Kondisi Ekonomi Sulit

7 Maret 2026 - 04:24 WIB

Trending di Advertorial