PATI, umbara.co.id – Rencana pembukaan jalan penghubung antara Desa Lumbungmas dan Desa Watesaji, Kecamatan Pucakwangi, kembali didorong agar segera direalisasikan. Jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer itu dinilai penting untuk mempermudah mobilitas warga.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati, Suharmanto, mengatakan selama ini masyarakat Desa Watesaji yang hendak menuju wilayah Kecamatan Pucakwangi harus menempuh jalur memutar melalui wilayah Kabupaten Blora. Kondisi tersebut membuat jarak tempuh menjadi lebih jauh dan memakan waktu.

Menurutnya, pembukaan akses jalan dari Lumbungmas menuju Watesaji akan memangkas jarak perjalanan warga sekaligus mempermudah aktivitas sehari-hari.
“Selama ini warga harus memutar lewat Blora untuk menuju Pucakwangi. Jika jalan ini dibuka, akses masyarakat akan jauh lebih dekat dan efisien,” ujarnya.
Politisi dari Partai Demokrat itu juga menjelaskan bahwa meskipun jalur tersebut berada di kawasan milik Perhutani, pihak kehutanan telah memberikan dukungan agar jalan tersebut dapat dibuka untuk kepentingan masyarakat.
“Perhutani mendukung, ini peluang agar warga punya akses langsung,” kata Suharmanto.
Ia menilai keberadaan jalan tersebut tidak hanya berdampak pada efisiensi jarak tempuh, tetapi juga akan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, jalur tersebut juga menjadi akses bagi para peziarah yang hendak menuju makam tokoh sejarah, Raden Benowo, yang berada di Desa Watesaji.
Dengan terbukanya jalan Lumbungmas–Watesaji, masyarakat seperti pelajar, pedagang kecil, hingga peziarah tidak lagi harus menempuh perjalanan memutar ke luar daerah.
Suharmanto berharap dukungan dari Perhutani tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah agar proses pengesahan dan pembangunan jalan bisa dipercepat. Jika terealisasi, warga Watesaji akan memiliki akses langsung menuju Pucakwangi tanpa bergantung pada jalur lintas kabupaten.
(ADV)














