PATI, umbara.co.id – Sebanyak 1.295 calon jemaah haji asal Kabupaten Pati dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada gelombang kedua Mei 2026. Menjelang keberangkatan, Kementerian Agama (Kemenag) Pati menggelar kegiatan manasik haji sebagai bekal bagi para jemaah.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo. Ia menilai manasik menjadi tahapan penting agar para jemaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji secara benar.

“Manasik sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada jemaah. Kami mengapresiasi kesiapan Kemenag dalam membekali mereka,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, para calon jemaah mengikuti berbagai rangkaian simulasi ibadah haji dengan tertib. Materi yang diberikan meliputi praktik penggunaan ihram, pelaksanaan tawaf, hingga tata cara lempar jumrah.
Bandang menilai, kegiatan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempersiapkan jemaah agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Ia berharap seluruh jemaah asal Pati dapat berangkat dalam kondisi sehat, menjalankan ibadah dengan baik, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Menurutnya, manasik tidak hanya membekali aspek spiritual, tetapi juga kesiapan fisik dan mental jemaah sebelum menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Sementara itu, pihak Kemenag menyampaikan bahwa manasik haji menjadi sarana penting untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada jemaah, baik secara teknis maupun spiritual.
Selain sebagai pembekalan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarjemaah sebelum berangkat bersama menunaikan ibadah haji.
(ADV)














