Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Potensi Besar Belum Tergarap, DPRD Pati Soroti Minimnya Kontribusi Wisata ke PAD

badge-check


					Potensi Besar Belum Tergarap, DPRD Pati Soroti Minimnya Kontribusi Wisata ke PAD Perbesar

PATI, umbara.co.id – Sektor pariwisata di Kabupaten Pati dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun hingga kini, potensi tersebut belum sepenuhnya tergarap secara optimal.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Partai NasDem, Diddin Syafrudin, menyebut sejumlah destinasi unggulan seperti Gunung Rowo, Gua Pancur, dan Waduk Gembong sebenarnya memiliki daya tarik yang kuat dan sudah cukup dikenal masyarakat.

“Potensinya seharusnya bagus dari PAD itu. Itu sudah jadi wisata yang dikenal luas,” ujarnya.

Meski demikian, Diddin menilai pengelolaan yang belum maksimal menjadi kendala utama. Ia menyoroti lemahnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mengelola destinasi wisata tersebut.

“Seharusnya kalau dikelola dengan baik, ada komunikasi antara desa dan Pemda, PAD bisa lebih dari itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD masih relatif kecil, yakni berkisar Rp300 juta per tahun. Angka tersebut dinilai belum sebanding dengan potensi yang dimiliki.

Menurutnya, diperlukan evaluasi menyeluruh agar pengelolaan sektor wisata bisa lebih efektif dan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan daerah.

“Ini yang jadi PR kita bersama, supaya ke depan sektor pariwisata bisa benar-benar menjadi andalan PAD,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial