Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

DPRD Pati Dorong Pendampingan Teknis untuk Tingkatkan Produksi Kelapa Kopyor

badge-check


					DPRD Pati Dorong Pendampingan Teknis untuk Tingkatkan Produksi Kelapa Kopyor Perbesar

PATI – Upaya meningkatkan produktivitas kelapa kopyor di Kabupaten Pati membutuhkan pendampingan teknis yang lebih optimal kepada petani. Dengan pembinaan yang tepat, kualitas dan hasil panen komoditas unggulan tersebut diyakini dapat terus meningkat.

Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudi Rustanto, mengatakan banyak petani kelapa kopyor yang masih membutuhkan dukungan pengetahuan terkait teknik budidaya, perawatan tanaman, hingga penanganan pascapanen.

Menurutnya, peningkatan kapasitas petani menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan komoditas tersebut.

“Pendampingan teknis harus diperkuat. Petani perlu mendapatkan pengetahuan terbaru agar produktivitas meningkat dan kualitas buah yang dihasilkan semakin baik,” katanya.

Sudi menjelaskan bahwa kualitas menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan pasar. Oleh sebab itu, petani perlu dibekali kemampuan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk melibatkan tenaga penyuluh pertanian secara lebih aktif dalam mendampingi petani kelapa kopyor di lapangan.

“Jangan hanya fokus pada peningkatan jumlah produksi. Yang lebih penting adalah bagaimana kualitas tetap terjaga sehingga harga jual tetap tinggi dan petani memperoleh keuntungan yang maksimal,” ujarnya.

Sudi menegaskan bahwa sektor pertanian harus didukung dengan pendekatan yang modern dan berbasis pengetahuan. Menurutnya, keberhasilan pengembangan kelapa kopyor akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Ketika petani memiliki pengetahuan yang cukup dan mendapatkan pendampingan yang baik, maka hasil panen akan meningkat. Pada akhirnya, kesejahteraan petani juga ikut naik dan ekonomi desa menjadi lebih kuat,” tegasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial