Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Ketua DPRD Pati Tegaskan Isu Pengunduran Diri Direktur RSUD Soewondo Tidak Boleh Ganggu Pelayanan Medis

badge-check


					Ketua DPRD Pati Tegaskan Isu Pengunduran Diri Direktur RSUD Soewondo Tidak Boleh Ganggu Pelayanan Medis Perbesar

PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak boleh terganggu oleh isu yang berkembang terkait kepemimpinan di RSUD RAA Soewondo Pati. Menurutnya, apa pun dinamika yang terjadi di tingkat manajemen rumah sakit, pelayanan kepada pasien harus tetap menjadi prioritas utama.

Ali mengatakan DPRD akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pati untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai kabar yang beredar terkait posisi Direktur RSUD RAA Soewondo. Ia menilai klarifikasi diperlukan agar tidak muncul berbagai spekulasi yang dapat memengaruhi suasana kerja di lingkungan rumah sakit.

“Sampai saat ini kami belum menerima informasi resmi maupun dokumen yang berkaitan dengan isu tersebut. Karena itu, DPRD akan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah agar informasi yang diperoleh benar-benar akurat,” ujar Ali.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan DPRD tidak ingin mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang belum memiliki kepastian. Menurutnya, setiap keputusan mengenai jabatan pimpinan rumah sakit harus mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Ia menambahkan, apabila memang terdapat perubahan kepemimpinan di RSUD RAA Soewondo, proses tersebut harus berjalan secara administratif dan sesuai regulasi sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Yang terpenting bagi kami adalah memastikan seluruh pelayanan kesehatan tetap berjalan normal. Masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan tidak boleh terdampak oleh dinamika internal yang sedang berlangsung,” katanya.

Ali juga berharap seluruh tenaga kesehatan tetap menjalankan tugas secara profesional dan tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, stabilitas pelayanan rumah sakit harus dijaga karena RSUD RAA Soewondo merupakan salah satu fasilitas kesehatan rujukan utama di Kabupaten Pati.

Ia menegaskan DPRD akan terus memantau perkembangan yang ada dan siap berkomunikasi dengan pemerintah daerah apabila diperlukan untuk memastikan tata kelola rumah sakit tetap berjalan dengan baik.

“Apa pun keputusan yang nantinya diambil pemerintah, kami berharap seluruh proses berlangsung sesuai aturan. Yang paling penting adalah pelayanan kepada masyarakat tetap berkualitas, profesional, dan tidak mengalami gangguan sedikit pun,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial