Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Ali Badrudin: Opini WTP Harus Berdampak Nyata pada Kualitas Pelayanan Masyarakat Pati

badge-check


					Ali Badrudin: Opini WTP Harus Berdampak Nyata pada Kualitas Pelayanan Masyarakat Pati Perbesar

PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah yang baik tidak hanya dinilai dari hasil audit, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan oleh warga.

Ali mengatakan opini WTP merupakan indikator penting dalam menunjukkan tata kelola keuangan yang akuntabel. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut harus menjadi sarana untuk memperkuat efektivitas pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Target memperoleh kembali opini WTP tentu menjadi harapan bersama. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pengelolaan anggaran daerah mampu menghasilkan pelayanan publik yang semakin baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai hasil evaluasi yang diberikan BPK harus dijadikan bahan pembelajaran bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperbaiki sistem pengelolaan keuangan, meningkatkan kedisiplinan administrasi, serta memperkuat pengawasan internal.

Menurut Ali, setiap rekomendasi hasil pemeriksaan perlu segera ditindaklanjuti agar kelemahan yang masih ditemukan tidak kembali terulang pada tahun anggaran berikutnya.

“Setiap OPD harus memiliki komitmen yang sama dalam memperbaiki tata kelola keuangan. Kepatuhan terhadap aturan, ketelitian administrasi, dan pengawasan yang baik menjadi kunci untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah,” katanya.

Ia juga berharap pengelolaan APBD semakin berorientasi pada program-program yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat, seperti peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Ali menegaskan DPRD Kabupaten Pati akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan APBD agar penggunaan anggaran berlangsung secara efektif, efisien, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah daerah benar-benar memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat. Ketika tata kelola keuangan semakin baik, kepercayaan publik akan meningkat dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial