Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Suhartini Dorong Seluruh Puskesmas di Pati Tingkatkan Pengelolaan Obat

badge-check


					Suhartini Dorong Seluruh Puskesmas di Pati Tingkatkan Pengelolaan Obat Perbesar

Pati, umbara.co.id – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Dra. Hj. Suhartini, mendorong seluruh puskesmas di Kabupaten Pati untuk terus meningkatkan pengelolaan obat-obatan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal.

Menurutnya, pengawasan terhadap persediaan obat, termasuk masa kedaluwarsa (expired date), harus menjadi perhatian utama setiap puskesmas. Pengelolaan yang baik dinilai mampu menjamin keamanan pasien sekaligus menjaga kualitas pelayanan kesehatan.

“Pengelolaan obat tidak boleh dianggap sebagai hal yang sepele. Setiap puskesmas harus memiliki sistem yang baik dalam memantau stok dan masa kedaluwarsa obat agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang aman,” ujar Suhartini.

Ia menilai sejumlah puskesmas telah menunjukkan perkembangan positif dalam penataan obat-obatan. Namun, upaya tersebut perlu dilakukan secara konsisten dan diterapkan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Pati.

Selain pengelolaan obat, Suhartini juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara tenaga kesehatan, apoteker, dan manajemen puskesmas dalam memastikan kebutuhan obat masyarakat selalu tersedia sesuai standar pelayanan.

“Harapan kami, seluruh puskesmas terus melakukan evaluasi secara berkala. Dengan begitu, kualitas pelayanan kesehatan akan semakin meningkat dan masyarakat merasa tenang ketika berobat,” tambahnya.

Suhartini berharap peningkatan tata kelola obat dapat menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berpihak kepada masyarakat.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial