PATI, umbara.co.id – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengecam keras dugaan kasus perundungan yang terjadi di MTs Islam Wangunrejo, Kecamatan Margorejo.
Menurutnya, tindakan kekerasan di lingkungan pendidikan tidak dapat ditoleransi dan harus menjadi perhatian serius semua pihak.
Teguh menegaskan, DPRD Pati mendukung penuh langkah kepolisian dalam mengusut tuntas perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ia meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar proses penyelidikan berjalan objektif.
“Kami sangat prihatin dengan adanya dugaan bullying di Kabupaten Pati. Kami percaya penuh kepada kepolisian untuk menangani kasus ini sesuai aturan. Yang jelas, DPRD mengutuk tindakan seperti itu karena tidak mencerminkan dunia pendidikan,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu berharap kasus tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh sekolah agar memperkuat pengawasan terhadap peserta didik. Menurutnya, kekerasan antarsiswa tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.
Ia menilai pencegahan perundungan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat. Karena itu, seluruh elemen harus berperan aktif menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi anak.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat Pati. Saya berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini di Kabupaten Pati,” tegasnya.
Komisi D DPRD Pati juga akan terus memantau perkembangan penanganan kasus tersebut melalui koordinasi dengan instansi terkait, sehingga prosesnya berjalan transparan dan memberikan rasa keadilan bagi korban.
(ADV)














