Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Gerakan Bibit Pohon Hari Jadi Pati ke-703 Didorong Libatkan Banyak Pihak

badge-check


					Gerakan Bibit Pohon Hari Jadi Pati ke-703 Didorong Libatkan Banyak Pihak Perbesar

PATI, umbara.co.id – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 diharapkan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Gagasan menjadikan bibit tanaman sebagai bentuk ucapan dalam momentum hari jadi dinilai dapat berkembang menjadi gerakan penghijauan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, Yassin Shodiq, menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai gerakan penghijauan akan memberikan dampak lebih besar apabila dilakukan secara bersama-sama, bukan hanya mengandalkan pemerintah daerah.

Menurut Yassin, organisasi perangkat daerah (OPD), perusahaan, sekolah, pemerintah desa hingga masyarakat umum dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pengumpulan, penanaman, hingga perawatan bibit dapat berjalan berkelanjutan.

“Ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kalau ingin gerakan penghijauan ini memberikan dampak yang luas, maka perlu kolaborasi semua pihak. OPD, perusahaan, sekolah, pemerintah desa dan masyarakat bisa bersama-sama menyumbangkan maupun menanam bibit,” kata Yassin.

Ia menyebut keterlibatan sektor usaha juga dapat menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di Kabupaten Pati. Sementara lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi untuk membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Yassin menilai pembagian peran antarpihak dapat membuat gerakan tersebut lebih mudah dijalankan. Sebagian pihak dapat berkontribusi menyediakan bibit, sementara pihak lain menyiapkan lahan maupun memastikan tanaman mendapatkan perawatan.

“Setiap pihak bisa mengambil peran sesuai kemampuannya. Ada yang menyediakan bibit, ada yang menyiapkan lahan, dan ada yang merawat. Kalau dilakukan bersama, gerakan ini akan jauh lebih besar manfaatnya,” ujarnya.

Ia berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 dapat menjadi titik awal gerakan penghijauan yang lebih luas dan berkelanjutan. Menurutnya, penggunaan bibit tanaman sebagai bentuk ucapan hari jadi sebaiknya tidak dipandang sebatas pengganti karangan bunga.

“Jangan melihat bibit pohon ini hanya sebagai pengganti karangan bunga. Kita harus melihatnya sebagai ajakan untuk membangun budaya peduli lingkungan. Kalau semakin banyak pihak terlibat, Pati akan semakin hijau dan lingkungan kita juga semakin terjaga,” tandasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial