PATI, umbara.co.id — Nilai kebersamaan dan gotong royong dinilai tetap penting untuk dipertahankan di tengah perubahan pola kehidupan masyarakat. Semangat saling membantu dianggap menjadi salah satu modal sosial dalam menjaga kerukunan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PKS, Sadikin, mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat dijadikan momentum untuk mengingat kembali pentingnya kepedulian antarwarga.
Menurutnya, perkembangan zaman yang semakin modern tidak seharusnya membuat masyarakat semakin individualistis. Justru, rasa kebersamaan perlu terus dirawat agar hubungan sosial tetap kuat.
“Gotong royong merupakan warisan yang sangat bernilai. Di tengah kehidupan yang semakin individual, semangat untuk saling membantu harus tetap kita jaga,” ujar Sadikin.
Ia menilai berbagai persoalan di lingkungan masyarakat akan lebih mudah ditangani apabila warga memiliki kepedulian dan bersedia terlibat secara bersama-sama. Hal tersebut dapat dimulai dari lingkungan terkecil, seperti keluarga dan desa.
Kegiatan kerja bakti, aktivitas sosial maupun berbagai agenda peringatan kemerdekaan, menurutnya, dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarwarga.
“Gotong royong bukan hanya soal kerja bakti. Yang lebih penting adalah tumbuhnya kepedulian dan kemauan untuk ikut menyelesaikan persoalan yang dihadapi bersama,” jelasnya.
Selain memperkuat gotong royong, Sadikin mengajak masyarakat menjaga Pati tetap aman, damai dan kondusif. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat, menurutnya, harus disikapi dengan saling menghormati dan kedewasaan.
Ia menilai persatuan masyarakat akan menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran pembangunan. Ketika pemerintah dan warga mampu bergerak bersama, berbagai program pembangunan akan lebih mudah diwujudkan.
“Kalau persatuan tetap kuat, pembangunan juga akan lebih mudah berjalan. Pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama,” tuturnya.
Sadikin berharap momentum HUT ke-81 RI tidak hanya membangkitkan semangat nasionalisme, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial dan optimisme masyarakat dalam membangun daerah.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong dan bersama-sama menjadikan Pati lebih baik,” pungkasnya.
(ADV)














