PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin melihat Selametan Agung Pesta Rakyat memiliki makna lebih luas daripada sekadar agenda hiburan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut mempertemukan unsur budaya, kuliner, dan partisipasi masyarakat dalam satu rangkaian acara.
“Kalau kita melihat kegiatan ini, bukan hanya hiburan. Ada nilai budaya, ada kebersamaan, ada gotong royong, dan ada partisipasi masyarakat yang sangat kuat,” ujar Ali.
Ia menghadiri kegiatan tersebut bersama jajaran Komisi D DPRD Pati dan Forkopimda Kabupaten Pati.
Pentas Wayang Kulit Ki Rama Aditya dan Ki Bowo Asmoro menjadi salah satu hiburan utama. Acara juga dimeriahkan penampilan spesial Gareng Semarang dan Sinden Eka Solo.
Di sisi lain, masyarakat turut terlibat dalam penyediaan 100 tumpeng dan sekitar 10.000 porsi makanan khas Pati.
Ali menilai konsep tersebut dapat menjadi contoh bagaimana kegiatan masyarakat dikemas dengan tetap mengangkat potensi lokal.
“Ini menjadi bentuk bahwa hiburan rakyat bisa sekaligus menjadi ruang untuk menjaga budaya dan memperkenalkan potensi daerah,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan yang menggabungkan unsur budaya dan partisipasi masyarakat dapat terus dikembangkan di Kabupaten Pati.
(ADV)














