Menu ✖

Mode Gelap
Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

Advertorial

DPRD Pati Minta Pelestarian Budaya Daerah Libatkan Generasi Muda

badge-check


					DPRD Pati Minta Pelestarian Budaya Daerah Libatkan Generasi Muda Perbesar

PATI, umbara.co.id Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai dapat menjadi kesempatan untuk kembali memperkuat perhatian terhadap keberadaan seni dan budaya lokal di Kabupaten Pati.

Anggota Komisi D DPRD Pati dari Fraksi Gerindra, Maulana Adika Prastya, mengatakan kekayaan budaya daerah merupakan bagian dari identitas masyarakat yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.

Menurutnya, derasnya perkembangan teknologi dan masuknya berbagai budaya populer tidak boleh membuat anak-anak muda kehilangan kedekatan dengan tradisi daerah. Pengenalan budaya sejak dini dinilai penting agar warisan lokal tetap memiliki penerus.

“Anak muda harus mengetahui dan memahami budaya daerahnya sendiri. Ketika mereka memiliki rasa bangga terhadap identitas budaya, saya yakin kesenian dan tradisi Pati akan tetap bertahan,” ujarnya.

Maulana mendorong Pemerintah Kabupaten Pati memberikan kesempatan yang lebih luas kepada seniman, pelaku budaya, serta komunitas kreatif untuk menunjukkan karya mereka. Ruang ekspresi tersebut dinilai dapat membuat budaya lokal lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.

Berbagai kegiatan seperti festival budaya, pertunjukan seni, pentas kreativitas hingga pengenalan kesenian daerah di sekolah dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya Pati.

Ia juga melihat potensi budaya lokal untuk dikembangkan lebih jauh dalam sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Dengan pengelolaan yang tepat, seni dan tradisi tidak hanya menjadi warisan yang dilestarikan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Namun, Maulana menekankan bahwa pelestarian budaya tidak berarti harus mempertahankan seluruh bentuk penyajiannya secara konvensional. Inovasi diperlukan agar budaya mampu diterima dan menarik minat generasi masa kini.

“Budaya bisa dikemas dengan cara yang lebih kreatif mengikuti perkembangan zaman. Yang paling penting nilai, makna dan identitasnya tetap dipertahankan,” pungkasnya.

Ia berharap momentum kemerdekaan dapat mendorong generasi muda Pati semakin mengenal, mencintai, sekaligus ikut mengembangkan budaya daerah agar tetap relevan dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Trending di Berita