Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Siti Mastikah Dorong Pos dan Armada Damkar Diperkuat Bersamaan

badge-check


					Siti Mastikah Dorong Pos dan Armada Damkar Diperkuat Bersamaan Perbesar

PATI, umbara.co.id — Rencana memperluas layanan pemadam kebakaran (Damkar) di Kabupaten Pati dinilai tidak cukup hanya dengan menambah titik pos pelayanan. Ketersediaan kendaraan dan perlengkapan operasional juga harus dipastikan agar pos yang dibangun dapat berfungsi secara maksimal.

Anggota Komisi A DPRD Pati dari Fraksi PPP, Siti Mastikah, mengatakan pengembangan fasilitas Damkar perlu dilakukan secara terpadu. Menurutnya, keberadaan pos baru harus diikuti dukungan armada yang memadai agar petugas dapat langsung bergerak ketika terjadi kebakaran.

“Pos Damkar dan armada itu satu kesatuan dalam pelayanan. Kalau posnya bertambah tetapi kendaraan tidak mencukupi, pelayanan juga tidak akan maksimal. Sebaliknya, armada yang banyak juga harus ditempatkan di titik yang tepat,” kata Siti Mastikah.

Ia menilai penambahan pos di wilayah seperti Kawedanan Tayu dan Jakenan harus dibarengi kajian mengenai kebutuhan kendaraan, personel, serta peralatan pendukung. Dengan perencanaan yang matang, fasilitas yang dibangun tidak sekadar menjadi tambahan infrastruktur, tetapi benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan.

Siti mengatakan pemerintah daerah perlu melihat pola kejadian kebakaran dan karakteristik wilayah sebagai dasar menentukan kebutuhan. Wilayah dengan akses yang jauh maupun memiliki tingkat aktivitas masyarakat tinggi, menurutnya, perlu mendapat perhatian dalam penempatan fasilitas Damkar.

“Jangan sampai pembangunan pos berhenti pada bangunan fisik. Setelah pos tersedia, harus jelas armadanya, siapa yang bertugas, dan bagaimana sistem pengerahannya ketika ada laporan kebakaran,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta pemeliharaan armada dan peralatan juga menjadi bagian dari perencanaan. Kesiapan kendaraan harus dijaga setiap saat karena kejadian kebakaran tidak dapat diprediksi dan membutuhkan respons cepat.

“Pelayanan Damkar harus dibangun sebagai satu sistem. Posnya dekat, armadanya siap, personelnya tersedia, dan peralatannya berfungsi. Kalau semua berjalan bersama, masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang lebih cepat,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial