Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Armada Sampah Tempuh Jarak Jauh, Biaya Operasional Pengangkutan Ikut Membengkak

badge-check


					Armada Sampah Tempuh Jarak Jauh, Biaya Operasional Pengangkutan Ikut Membengkak Perbesar

PATI, umbara.co.id — Jarak menuju lokasi pembuangan menjadi salah satu persoalan yang ikut memengaruhi biaya pengelolaan sampah di Kabupaten Pati. Sampah dari sejumlah wilayah harus diangkut menuju TPA di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo karena belum adanya fasilitas pembuangan akhir di Pati selatan.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Warjono, mengatakan kondisi tersebut membuat armada pengangkut harus menempuh rute yang lebih panjang. Perjalanan yang jauh tentu membutuhkan waktu dan bahan bakar lebih banyak.

“Kalau pembuangan masih terpusat di Sukoharjo, armada dari wilayah yang jauh harus menempuh perjalanan cukup panjang. Ini tentu berpengaruh terhadap operasional,” kata Warjono.

Menurutnya, kebutuhan BBM menjadi salah satu komponen yang perlu diperhitungkan ketika jarak pengangkutan semakin jauh. Armada tidak hanya mengeluarkan bahan bakar saat mengambil sampah dari wilayah pelayanan, tetapi juga ketika membawa sampah menuju lokasi pembuangan dan kembali menjalankan tugas.

Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memengaruhi efisiensi anggaran pelayanan persampahan. Dengan anggaran operasional yang terbatas, biaya perjalanan yang tinggi berpotensi mengurangi ruang pemerintah untuk meningkatkan pelayanan di sektor lainnya.

Warjono menilai persoalan ini perlu dilihat secara jangka panjang. Pembangunan TPA di wilayah Pati selatan dinilai bisa menjadi salah satu alternatif untuk memangkas jarak pengangkutan sekaligus mengurangi beban operasional armada.

“Kalau ada lokasi pembuangan yang lebih dekat, tentu perjalanan armada bisa lebih efisien. BBM dan waktu kerja petugas juga bisa ditekan,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah daerah tidak hanya menghitung kebutuhan pembangunan TPA dari sisi konstruksi, tetapi juga memperhitungkan manfaat ekonominya terhadap operasional pengangkutan sampah.

Warjono berharap Dinas Lingkungan Hidup mulai melakukan kajian menyeluruh mengenai kebutuhan fasilitas pembuangan di wilayah selatan. Dengan perencanaan tersebut, sistem pengangkutan sampah di Pati diharapkan bisa menjadi lebih efisien dan tidak terus bergantung pada satu lokasi.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial