Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Adhi Pamungkas: Meron Harus Dirawat hingga Generasi Mendatang

badge-check


					Adhi Pamungkas: Meron Harus Dirawat hingga Generasi Mendatang Perbesar

PATI, umbara.co.id – Tradisi Meron di Kecamatan Sukolilo dinilai membutuhkan dukungan yang konsisten agar keberadaannya tetap terjaga sekaligus semakin dikenal sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Pati. Perhatian terhadap tradisi tersebut diharapkan tidak berhenti pada saat rangkaian perayaan berlangsung.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Moch Adhi Pamungkas, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Pati terhadap keberadaan Tradisi Meron. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi modal penting untuk memperkuat upaya pelestarian budaya lokal.

Namun, ia menilai dukungan tersebut perlu dilakukan secara berkesinambungan dengan mencakup berbagai aspek, mulai dari pelestarian hingga pengenalan kepada generasi penerus.

“Perhatian terhadap Meron tentu merupakan hal yang baik. Tetapi ke depan harus terus berlanjut, tidak hanya saat tradisinya digelar. Edukasi, promosi, pelestarian, serta keterlibatan generasi muda juga harus mendapat perhatian,” ujar Adhi Pamungkas.

Politikus Fraksi PDIP tersebut mengatakan pengembangan Tradisi Meron perlu dilakukan secara seimbang. Upaya memperkenalkan Meron kepada masyarakat yang lebih luas harus tetap mempertahankan nilai sejarah dan budaya yang menjadi dasar tradisi tersebut.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda juga menjadi bagian penting agar Meron tidak hanya dikenal sebagai agenda budaya tahunan, tetapi benar-benar dipahami sebagai warisan yang memiliki makna bagi masyarakat.

“Harapannya Meron bisa menjadi warisan budaya Pati yang membanggakan dan semakin dikenal masyarakat luas. Tetapi yang tidak kalah penting, nilai sejarah dan budayanya harus tetap dipertahankan agar bisa diwariskan kepada generasi berikutnya,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial