Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Irianto Budi Utomo Soroti Sungai Selok, Pengairan Jadi Kunci Ketahanan Pangan

badge-check


					Irianto Budi Utomo Soroti Sungai Selok, Pengairan Jadi Kunci Ketahanan Pangan Perbesar

PATI, umbaraa.co.id — Kondisi Sungai Selok di Kecamatan Juwana menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pati di tengah kebutuhan menjaga produktivitas sektor pertanian. Penyusutan debit air dan pendangkalan sungai dinilai berpotensi mengganggu pasokan air bagi lahan pertanian yang masih bergantung pada aliran tersebut.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Gerindra, Irianto Budi Utomo, mengatakan ketersediaan infrastruktur pengairan harus menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan daerah.

Menurutnya, produktivitas pertanian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan petani mengelola lahan, tetapi juga ditopang oleh sistem pengairan yang memadai.

“Kalau produksi pertanian ingin terus terjaga, maka sistem pengairannya juga harus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Irianto menyebut keberadaan Sungai Selok masih memiliki peran bagi sejumlah petani di wilayah Juwana. Karena itu, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan perlu segera mendapat penanganan agar aliran air tidak semakin terganggu.

Ia menilai normalisasi dapat menjadi salah satu langkah yang perlu diprioritaskan untuk mengembalikan kapasitas dan kelancaran aliran sungai. Penanganan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat tidak hanya dalam menghadapi persoalan saat ini, tetapi juga untuk kebutuhan pertanian dalam jangka panjang.

“Pembenahan sungai bukan sekadar menyelesaikan persoalan yang ada sekarang. Ini juga merupakan investasi untuk menjaga keberlangsungan pertanian ke depan,” jelasnya.

Irianto berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap infrastruktur sumber daya air, khususnya kawasan yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap sungai untuk kebutuhan pertanian.

“Menjaga fungsi Sungai Selok pada akhirnya juga berarti menjaga keberlanjutan pertanian dan masa depan masyarakat Juwana,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial