Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

FWP Salurkan Air Bersih ke Dua Desa, Ketua DPRD Pati Beri Apresiasi

badge-check


					FWP Salurkan Air Bersih ke Dua Desa, Ketua DPRD Pati Beri Apresiasi Perbesar

PATI, umbara.co.id – Kepedulian terhadap warga yang kesulitan mendapatkan air bersih tidak hanya datang dari lembaga pemerintahan. Forum Wartawan Pati (FWP) turut turun langsung ke lapangan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang.

Aksi sosial tersebut menyasar warga Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, dan Desa Soko, Kecamatan Gabus, pada Minggu, September 2026.

Langkah FWP tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Pati Ali Badrudin. Ia menilai keterlibatan kalangan wartawan dalam membantu masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang patut mendapatkan dukungan.

“Kami mengapresiasi Forum Wartawan Pati yang telah ikut turun tangan membantu masyarakat yang sedang mengalami krisis air bersih. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat positif,” ujar Ali Badrudin.

Menurutnya, kondisi kekeringan membuat sebagian masyarakat harus menghadapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Karena itu, bantuan yang diberikan secara langsung memiliki manfaat nyata bagi warga penerima.

Ali berharap aksi sosial tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Sebaliknya, kepedulian dari FWP dapat menjadi pemantik bagi elemen masyarakat lainnya untuk melakukan hal serupa.

“Kita berharap semua pihak bisa bersama-sama membantu masyarakat. Pemerintah tentu harus hadir, tetapi dukungan dari organisasi, komunitas, termasuk teman-teman wartawan, juga sangat berarti,” imbuhnya.

Di sisi lain, Ali menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat tetap perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab pemerintah. Bantuan dari berbagai elemen dapat menjadi penyangga saat kondisi darurat, sedangkan pemerintah dituntut menyiapkan penanganan yang lebih berkelanjutan.

Dengan adanya kolaborasi tersebut, persoalan kekeringan diharapkan tidak hanya dilihat sebagai bencana musiman, tetapi menjadi perhatian bersama yang mendorong lahirnya solusi bagi masyarakat di wilayah rawan krisis air bersih.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial