Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

badge-check


					Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Perbesar

PATI, umbara.co.id – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Suwarno, mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) lebih aktif menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

Menurutnya, penguatan tata kelola desa tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah desa. BPD sebagai lembaga yang berada di tingkat desa juga memiliki peran penting dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai ketentuan.

“BPD jangan hanya hadir ketika ada persoalan. Fungsi pengawasan harus dilakukan sejak awal, termasuk dalam melihat perencanaan, pelaksanaan program, hingga penyampaian pertanggungjawaban pemerintah desa,” ujar Suwarno.

Hal itu disampaikan Suwarno menyikapi Sosialisasi Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut diikuti camat, kepala desa/lurah, perangkat desa, serta anggota BPD. Berdasarkan pemberitaan kegiatan, sekitar 1.500 anggota BPD dari berbagai desa mengikuti sosialisasi tersebut.

Suwarno menilai keberadaan Program Jaksa Garda Desa dapat menjadi ruang konsultasi sekaligus pembelajaran bagi pemerintah desa dan BPD dalam memahami aspek hukum penyelenggaraan pemerintahan.

Ia mengingatkan, pengawasan bukan berarti mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap kebijakan dan program dapat dilaksanakan secara tertib.

“Kalau ada hal yang belum dipahami, jangan sampai langsung mengambil keputusan. Lebih baik dikonsultasikan sehingga pemerintah desa tidak keliru dalam menjalankan program,” katanya.

Ia berharap sinergi antara Pemkab, pemerintah desa, BPD dan Kejaksaan dapat diperkuat agar pembangunan desa berjalan lebih aman, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Trending di Advertorial