Menu ✖

Mode Gelap
Komisi A Nilai Genuk Kemiri Layak Jadi Ikon Wisata Sejarah Pati Kekeringan Meluas, Komisi D Pati Minta Puskesmas Perkuat Layanan Kesehatan Pilkades Pati 2027 Tetap Serentak, DPRD Pastikan Persiapan Berjalan Danu Dorong Kuliner Pati Dipromosikan Bersama Cerita dan Tradisinya DPRD Pati Dorong UMKM Rumahan Jadi Penguat Ekonomi Keluarga Karwito Sebut Kenaikan Insentif RT/RW sebagai Bentuk Apresiasi Pengabdian

Advertorial

Kekeringan Meluas, Komisi D Pati Minta Puskesmas Perkuat Layanan Kesehatan

badge-check


					Kekeringan Meluas, Komisi D Pati Minta Puskesmas Perkuat Layanan Kesehatan Perbesar

PATI, umbara.co.id – Dampak musim kemarau di Kabupaten Pati tidak hanya menyangkut kebutuhan air bersih. Kondisi lingkungan yang kering juga berpotensi meningkatkan paparan debu dan memicu gangguan kesehatan masyarakat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memasukkan Pati sebagai salah satu wilayah berstatus Awas kekeringan meteorologis di Jawa Tengah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kekeringan juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk ISPA akibat paparan debu.

Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, meminta jajaran Puskesmas tidak hanya menunggu masyarakat datang berobat, tetapi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kesehatan selama kemarau.

“Puskesmas harus melihat kondisi di lapangan. Ketika kemarau panjang, persoalannya bukan hanya air, tetapi juga kesehatan masyarakat yang ikut terdampak,” ujar Teguh.

Menurutnya, wilayah yang mengalami kekeringan perlu mendapat perhatian lebih karena masyarakat menghadapi kondisi lingkungan yang berbeda dibandingkan saat musim penghujan.

Teguh mendorong tenaga kesehatan melakukan pemantauan terhadap keluhan yang banyak muncul di masyarakat, khususnya gangguan pernapasan dan keluhan yang berkaitan dengan paparan debu.

“Pelayanan harus cepat ketika ada warga yang membutuhkan. Jangan sampai keluhan kesehatan yang awalnya ringan kemudian tidak tertangani dan berkembang menjadi lebih serius,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah daerah memperkuat komunikasi antara Puskesmas, pemerintah desa dan masyarakat sehingga informasi mengenai kondisi kesehatan selama kemarau dapat segera ditindaklanjuti.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi A Nilai Genuk Kemiri Layak Jadi Ikon Wisata Sejarah Pati

5 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Pilkades Pati 2027 Tetap Serentak, DPRD Pastikan Persiapan Berjalan

5 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Danu Dorong Kuliner Pati Dipromosikan Bersama Cerita dan Tradisinya

5 Oktober 2026 - 13:11 WIB

DPRD Pati Dorong UMKM Rumahan Jadi Penguat Ekonomi Keluarga

5 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Karwito Sebut Kenaikan Insentif RT/RW sebagai Bentuk Apresiasi Pengabdian

5 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Trending di Advertorial