Menu

Mode Gelap
Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang, Ketua DPRD Pati Pastikan Perbaikan Tahun 2026 Ketua DPRD Pati Imbau Warga Tak Terpengaruh Isu Kenaikan BBM Anggota DPRD Pati Bantah Isu Kenaikan BBM Subsidi, Sebut Hoaks TPA Sampok Bantu Kendalikan Sampah, DPRD Pati Apresiasi Kesadaran Warga Akses TPA Sampok Rusak Parah, DPRD Pati Minta Perbaikan Segera Desak Perbaikan Jalan Rusak, DPRD Pati Soroti Akses Vital Antar Kecamatan

Advertorial

Hasil Reses, Bandang Dorong Program 1 Hektare 10 Ton untuk Perkuat Produksi Petani

badge-check


					Hasil Reses, Bandang Dorong Program 1 Hektare 10 Ton untuk Perkuat Produksi Petani Perbesar

PATI, umbara.co.id – Aspirasi petani terkait peningkatan produksi pertanian mencuat dalam kegiatan Reses Tahap I Tahun 2026 yang dilaksanakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati. Para petani berharap adanya dukungan nyata dari pemerintah daerah agar program peningkatan hasil panen dapat berjalan optimal.

Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan salah satu upaya yang perlu didorong adalah pelaksanaan program 1 hektare 10 ton yang dicanangkan pemerintah daerah sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.

Menurutnya, arahan pemerintah pusat untuk membangun kemandirian pangan harus diikuti langkah konkret di tingkat daerah, terutama dengan memberikan dukungan langsung kepada kelompok tani.

“Petani butuh dukungan nyata agar target produksi bisa tercapai. Program 1 hektare 10 ton ini sangat baik, tetapi harus diiringi dengan perhatian serius terhadap kebutuhan petani,” ujarnya.

Bandang menjelaskan, dukungan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari ketersediaan pupuk, penyediaan bibit unggul, obat-obatan pertanian, hingga pendampingan teknis bagi para petani di lapangan.

“Petani butuh peralatan dan kepastian distribusi, bukan sekadar imbauan,” tegasnya.

Ia menambahkan, saat musim tanam tiba para petani sering menghadapi kesulitan memperoleh pupuk maupun pestisida. Bahkan, jika tersedia pun harganya sering melonjak sehingga membebani biaya produksi.

Kondisi tersebut, menurut Bandang, dapat memengaruhi semangat petani dalam mencapai target produksi yang telah dicanangkan pemerintah.

Komisi D DPRD Pati, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal program tersebut agar benar-benar terlaksana di lapangan. Menurutnya, memperkuat sektor pertanian berarti sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat dalam jangka panjang.

Selain melalui reses, aspirasi serupa juga muncul dalam berbagai forum pembangunan di tingkat kecamatan. Banyak petani berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih agar program peningkatan produksi seperti 1 hektare 10 ton dapat benar-benar tercapai.

Bandang berharap Pemerintah Kabupaten Pati segera menerjemahkan program tersebut ke dalam rencana kerja yang nyata, sehingga kelompok tani memiliki kepastian terkait bantuan bibit, pupuk, obat-obatan, serta dukungan teknis lainnya.

Dengan dukungan tersebut, ia optimistis produktivitas pertanian di Pati dapat meningkat dan para petani bisa memperoleh hasil panen yang lebih baik.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang, Ketua DPRD Pati Pastikan Perbaikan Tahun 2026

1 April 2026 - 13:55 WIB

Ketua DPRD Pati Imbau Warga Tak Terpengaruh Isu Kenaikan BBM

1 April 2026 - 13:51 WIB

Anggota DPRD Pati Bantah Isu Kenaikan BBM Subsidi, Sebut Hoaks

1 April 2026 - 13:46 WIB

TPA Sampok Bantu Kendalikan Sampah, DPRD Pati Apresiasi Kesadaran Warga

1 April 2026 - 13:39 WIB

Akses TPA Sampok Rusak Parah, DPRD Pati Minta Perbaikan Segera

1 April 2026 - 13:36 WIB

Trending di Advertorial