PATI, umbara.co.id – Dwi Risma Ardhi Chandra membuka sosialisasi Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual (Kilas) dan Keluarga Indonesia Anti Trafficking (Kiat) di Aula Gedung PKK Kabupaten Pati, Rabu (22/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa perlindungan anak harus dimulai dari keluarga sebagai lingkungan terdekat.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Pati ini diikuti oleh pengurus TP PKK kecamatan se-Kabupaten Pati. Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya para kader, dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak serta praktik perdagangan manusia.

Dwi menjelaskan bahwa program Kilas berfokus pada tiga pilar utama, yakni pemahaman jenis kekerasan seksual, kesadaran terhadap dampak jangka panjang, serta penguatan keluarga sebagai benteng utama perlindungan anak.
“Pemerintah memiliki regulasi, namun yang paling dibutuhkan adalah peran nyata keluarga, khususnya orang tua. Orang tua harus hadir untuk memberikan pendidikan terbaik dan menjaga anak-anak kita dari berbagai ancaman,” tegasnya.
Ia menambahkan, edukasi kepada orang tua menjadi langkah penting yang tidak bisa ditunda. Pasalnya, kasus kekerasan terhadap anak kerap terjadi di lingkungan terdekat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang mereka.
“Ingatlah bahwa orang tua adalah pahlawan. Dalam kegagalan, tangisan, maupun keberhasilan anak, kita harus tetap memberikan cinta serta dukungan tanpa batas,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Dwi berharap seluruh kader TP PKK kecamatan dapat meneruskan materi sosialisasi hingga ke tingkat desa dan keluarga. Dengan demikian, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, peduli, dan ramah anak di Kabupaten Pati.
(ADV)














