PATI, umbara.co.id – Kabupaten Pati masuk dalam jajaran daerah dengan kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak tertinggi di Jawa Tengah. Situasi ini memantik keprihatinan dari DPRD Kabupaten Pati, khususnya Komisi D yang membidangi kesehatan.
Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan bahwa data yang dirilis oleh pemerintah provinsi menjadi alarm serius bagi daerah. Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele dan harus segera ditindaklanjuti.

“Kalau data ini sudah dikeluarkan dari provinsi, tentu kita harus prihatin dengan kondisi seperti ini,” ujarnya.
Meski demikian, Bandang menekankan bahwa rasa prihatin harus diiringi dengan langkah konkret. Ia menilai respons cepat dan kerja nyata menjadi kunci dalam menekan penyebaran kasus campak di Pati.
“Tidak cukup kita diam, harus diimbangi dengan kerja, kerja, dan kerja,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Komisi D DPRD Pati berencana segera memanggil Dinas Kesehatan untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong percepatan penanganan. Tak hanya itu, DPRD juga akan melakukan pengawasan langsung di lapangan guna memastikan upaya pengendalian berjalan efektif.
Langkah tersebut diharapkan mampu menekan angka kasus serta mencegah penyebaran campak semakin meluas di wilayah Kabupaten Pati.
(ADV)














