Menu

Mode Gelap
Suhartini Apresiasi Pemeriksaan Mata Gratis, Dorong Cakupan Diperluas DPRD Pati Buka Peluang Jeruk Pamelo Dikembangkan Jadi Wisata Agro Legislator Golkar: Jeruk Pamelo Bisa Jadi Identitas Baru Bumi Mina Tani DPRD Pati Ingatkan Penggunaan APBD Jangan Berhenti pada Serapan Anggaran Komisi B DPRD Pati Dorong Pengendalian Inflasi Berbasis Kebutuhan Masyarakat Adhi Pamungkas: Pencegahan Kematian Ibu Harus Dimulai Sebelum Menikah

Advertorial

Masuk Tiga Besar KLB Campak, DPRD Pati Soroti Kinerja Dinas Kesehatan

badge-check


					Masuk Tiga Besar KLB Campak, DPRD Pati Soroti Kinerja Dinas Kesehatan Perbesar

PATI, umbara.co.id – Kabupaten Pati tercatat sebagai salah satu daerah dengan kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, posisi tersebut menempatkan Pati sejajar dengan Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Klaten.

Tingginya angka kasus ini langsung mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Pati, terutama Komisi D yang membidangi sektor kesehatan. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menilai kondisi tersebut menjadi sinyal kuat perlunya evaluasi terhadap kinerja Dinas Kesehatan.

“Kami baru menerima data ini dari provinsi dan tentu ini menjadi perhatian serius. Kita masuk tiga besar se-Jawa Tengah, ini bukan hal yang bisa dianggap biasa,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Pati berencana memanggil Dinas Kesehatan untuk meminta penjelasan sekaligus menelaah langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan selama ini. Evaluasi tersebut dinilai penting guna memastikan efektivitas program yang sudah berjalan.

Bandang menegaskan, pihaknya akan mengkaji berbagai kemungkinan penyebab tingginya kasus campak, mulai dari aspek anggaran, sistem pelayanan kesehatan, hingga kesiapan fasilitas di tingkat Puskesmas.

“Apakah ini terkait anggaran, sistem pelayanan, atau kesiapan di tingkat Puskesmas, semua akan kita dalami. Ini harus jelas supaya penanganannya tepat,” tegasnya.

Tak berhenti pada rapat dan evaluasi, Komisi D juga berkomitmen melakukan pengawasan langsung di lapangan untuk memastikan upaya penanganan benar-benar berjalan optimal.

Dengan langkah tersebut, DPRD berharap penanganan kasus campak di Kabupaten Pati dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan mampu menekan penyebaran lebih lanjut di masyarakat.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Suhartini Apresiasi Pemeriksaan Mata Gratis, Dorong Cakupan Diperluas

31 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Pati Buka Peluang Jeruk Pamelo Dikembangkan Jadi Wisata Agro

30 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Legislator Golkar: Jeruk Pamelo Bisa Jadi Identitas Baru Bumi Mina Tani

30 Agustus 2026 - 10:57 WIB

DPRD Pati Ingatkan Penggunaan APBD Jangan Berhenti pada Serapan Anggaran

30 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Komisi B DPRD Pati Dorong Pengendalian Inflasi Berbasis Kebutuhan Masyarakat

30 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Trending di Uncategorized