SURAKARTA, umbara.co.id – Pemerintah Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi Strategi Penurunan Stunting dan Fun Day Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pati di Hotel Alana Solo, Selasa (12/5).
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP PKK Kabupaten Pati beserta jajaran, serta seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pati.

Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TPPS yang dinilai telah bekerja maksimal dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Pati.
“Dengan adanya TPPS ini, saya kira teman-teman TPPS sudah bekerja dengan maksimal, dan harapan kami di tahun 2027 angka stunting bisa turun menjadi 14,69 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, angka stunting di Kabupaten Pati masih tersebar dengan kondisi yang berbeda-beda di setiap kecamatan. Berdasarkan data yang dipaparkan, Kecamatan Juwana menjadi wilayah dengan angka stunting terendah, yakni 3,24 persen. Sementara Kecamatan Dukuhseti tercatat sebagai wilayah dengan angka tertinggi mencapai 17,8 persen.
Menurut Chandra, perbedaan tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak agar penanganan yang dilakukan dapat lebih efektif dan tepat sasaran.
“Tolong nanti dipantau kembali, terutama wilayah yang angka stuntingnya masih tinggi. Cari tahu kendalanya di mana, kemudian pelajari juga daerah yang angkanya rendah terkait pola konsumsi dan tumbuh kembang anak,” ungkapnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkab Pati berharap sinergi antarinstansi dan seluruh elemen yang terlibat dalam TPPS semakin kuat. Dengan kolaborasi yang terbangun, target penurunan angka stunting di Kabupaten Pati diharapkan dapat tercapai secara optimal pada 2027.
(ADV)














