Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Muhammadun: Regenerasi PKB Bukan Menghapus Peran Kader Senior

badge-check


					Muhammadun: Regenerasi PKB Bukan Menghapus Peran Kader Senior Perbesar

PATI, umbara.co.id — Sebuah partai politik tidak hanya berbicara tentang siapa yang memimpin hari ini. Jauh lebih penting adalah siapa yang disiapkan untuk meneruskan perjuangan di masa mendatang.

Bagi PKB Pati, regenerasi menjadi salah satu cara untuk memastikan roda organisasi tetap bergerak. Pergantian kepengurusan di tingkat kecamatan pun tidak dipandang sebagai akhir dari peran kader lama, melainkan sebagai ruang untuk menumbuhkan generasi baru.

Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Pati, Muhammadun, mengatakan kader senior dan kader muda seharusnya tidak ditempatkan dalam posisi berhadap-hadapan.

“Ketika pengurus lama digantikan oleh orang-orang muda, itu bukan berarti yang senior sudah tidak dibutuhkan. Justru pengalaman para senior menjadi bekal bagi kader muda untuk melanjutkan perjuangan PKB,” ujar Muhammadun.

Menurut dia, proses regenerasi akan kehilangan makna apabila hanya berhenti pada pergantian nama dalam struktur organisasi. Kader baru harus mendapatkan pendampingan agar memiliki pemahaman politik sekaligus kemampuan membaca persoalan masyarakat.

PKB Pati sendiri tengah melakukan penyegaran kepengurusan di tingkat anak cabang. Proses tersebut mencakup 21 DPAC yang tersebar di seluruh kecamatan dan diarahkan untuk membentuk kepengurusan masa bakti 2026–2031. Tahapan tersebut sebelumnya juga didahului uji kompetensi dan kelayakan calon ketua PAC.

Muhammadun menilai proses tersebut merupakan bagian dari investasi politik jangka panjang.

“Kader muda harus diberi kesempatan untuk belajar dan mengambil tanggung jawab. Tetapi mereka juga membutuhkan senior sebagai tempat bertanya dan belajar dari pengalaman,” katanya.

Ia berharap regenerasi tersebut pada akhirnya tidak hanya memperkuat PKB sebagai organisasi politik, tetapi juga memperkuat kualitas demokrasi di tingkat lokal.

Sebab, semakin banyak kader yang memahami persoalan masyarakat, semakin besar pula peluang aspirasi warga dibawa ke ruang pengambilan kebijakan.

“PKB harus terus melahirkan kader yang tumbuh bersama masyarakat. Dari desa, kecamatan, kabupaten hingga tingkat nasional, kader harus mampu hadir mencari solusi,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial