Menu ✖

Mode Gelap
Fraksi PDIP Dorong PAD Pati Naik Tanpa Bebani Rakyat Komisi C Soroti Kualitas Paving Trotoar Panglima Sudirman Camat Se-Pati Tak Hadiri Paripurna, Komisi A Soroti Absensi Serentak DPRD Pati Siapkan Pembahasan Lanjutan RAPBD 2027, Masukan Fraksi Jadi Bahan Evaluasi Armada Terbatas, DPRD Pati Minta Distribusi Air Lebih Terukur DPRD Pati Minta Jalan Penghubung Antarwilayah Jadi Prioritas Pembangunan

Advertorial

DPRD Pati Minta Jalan Penghubung Antarwilayah Jadi Prioritas Pembangunan

badge-check


					DPRD Pati Minta Jalan Penghubung Antarwilayah Jadi Prioritas Pembangunan Perbesar

PATI, umbara.co.id – Penanganan ruas Jalan Prawoto hingga perbatasan Kabupaten Kudus dinilai menjadi salah satu langkah dalam memperluas pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Pati.

Anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi PKB, Muntamah, mengatakan pembangunan jalan perlu dilakukan secara proporsional agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah yang berada cukup jauh dari pusat perkotaan.

“Pembangunan infrastruktur harus dirasakan seluruh masyarakat, bukan hanya yang tinggal di kawasan perkotaan. Wilayah selatan juga membutuhkan akses jalan yang layak untuk menunjang berbagai aktivitas,” ujarnya.

Menurut Muntamah, Jalan Prawoto-Kudus mempunyai fungsi penting karena menjadi salah satu jalur penghubung antara masyarakat Pati dan Kabupaten Kudus. Kondisi jalan yang baik akan mendukung mobilitas sekaligus memudahkan masyarakat menjalankan berbagai kegiatan lintas wilayah.

Ia berharap penanganan ruas tersebut dapat diikuti dengan perhatian terhadap jalan-jalan lain yang masih membutuhkan perbaikan. Ruas yang memiliki tingkat penggunaan tinggi dan menjadi penghubung antarwilayah, menurutnya, perlu dipertimbangkan dalam penyusunan prioritas pembangunan.

“Jalan yang menjadi akses utama masyarakat harus mendapat perhatian. Terlebih jika ruas tersebut menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya dan menunjang aktivitas warga,” katanya.

Muntamah menilai pemerataan infrastruktur memiliki kaitan dengan upaya memperkecil kesenjangan akses antara kawasan perkotaan dan pedesaan. Infrastruktur yang memadai dapat membuka ruang lebih besar bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi maupun memenuhi kebutuhan pendidikan dan pelayanan publik.

“Kalau akses infrastrukturnya semakin merata, masyarakat juga memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berkembang. Kegiatan ekonomi, pendidikan dan pelayanan masyarakat bisa berjalan lebih lancar,” jelasnya.

Selain pembangunan, ia mendorong pemerintah daerah memperkuat pemantauan kondisi jalan secara berkala. Langkah tersebut diperlukan agar kerusakan dapat diketahui lebih awal dan ditangani sebelum membutuhkan biaya penanganan yang lebih besar.

“Jangan menunggu kerusakan menjadi berat baru dilakukan perbaikan. Pemeliharaan rutin perlu diperkuat agar kondisi jalan tetap terjaga dan penggunaan anggaran juga lebih efektif,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Fraksi PDIP Dorong PAD Pati Naik Tanpa Bebani Rakyat

7 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Komisi C Soroti Kualitas Paving Trotoar Panglima Sudirman

7 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Camat Se-Pati Tak Hadiri Paripurna, Komisi A Soroti Absensi Serentak

7 Oktober 2026 - 15:59 WIB

DPRD Pati Siapkan Pembahasan Lanjutan RAPBD 2027, Masukan Fraksi Jadi Bahan Evaluasi

7 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Armada Terbatas, DPRD Pati Minta Distribusi Air Lebih Terukur

7 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Trending di Advertorial