Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Dorong Solusi Jangka Panjang, Yassin Minta Sumber Air Potensial Ditindaklanjuti

badge-check


					Dorong Solusi Jangka Panjang, Yassin Minta Sumber Air Potensial Ditindaklanjuti Perbesar

PATI, umbara.co.id – Penanganan kekeringan di Kabupaten Pati dinilai perlu diarahkan pada upaya membangun kemandirian air. Sebab, musim kemarau yang datang secara berkala seharusnya dapat diantisipasi melalui perencanaan dan pembangunan infrastruktur sebelum masyarakat mengalami krisis air.

Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PPP, Yassin Shadiq, mengatakan distribusi air bersih menggunakan tangki tetap diperlukan untuk memenuhi kebutuhan warga dalam situasi darurat. Namun, pola tersebut tidak seharusnya menjadi satu-satunya langkah setiap kali musim kemarau tiba.

“Musim kemarau itu sesuatu yang bisa diprediksi. Karena itu seharusnya persiapannya juga bisa dilakukan jauh-jauh hari, bukan baru bergerak ketika masyarakat sudah kesulitan air,” ujarnya.

Menurut Yassin, pembangunan sumber air permanen perlu dipandang sebagai bagian dari investasi pelayanan dasar. Pemerintah daerah, kata dia, perlu mengidentifikasi kawasan yang berulang kali mengalami kekurangan air sekaligus melihat potensi sumber air yang dapat dikembangkan.

Ia juga meminta hasil pemetaan menggunakan teknologi geolistrik tidak berhenti pada laporan. Apabila survei menunjukkan adanya titik yang potensial, pemerintah perlu melanjutkannya melalui kajian teknis hingga pembangunan sarana penyediaan air jika dinyatakan layak.

“Jangan sampai sudah dilakukan survei, sudah ditemukan titik yang potensial, tetapi kemudian tidak ada tindak lanjut. Masyarakat membutuhkan hasil akhirnya, yaitu akses air,” katanya.

Selain pembangunan fisik, Yassin menilai aspek pengelolaan harus disiapkan sejak awal. Infrastruktur air yang telah dibangun harus memiliki sistem pemeliharaan dan pengelolaan yang jelas agar manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam waktu singkat.

Pemerintah desa, lanjutnya, dapat dilibatkan apabila fasilitas sumber air berada di kawasan permukiman. Keterlibatan tersebut penting agar masyarakat turut memiliki tanggung jawab dalam menjaga dan merawat fasilitas yang digunakan bersama.

“Yang dibangun harus dipikirkan sampai pengelolaannya. Jangan hanya selesai proyek, setelah itu tidak ada yang merawat,” jelas Yassin.

Di tengah upaya membangun solusi jangka panjang, ia menegaskan dropping air tetap harus berjalan selama kekeringan masih berlangsung. Distribusi bantuan perlu dilakukan secara tepat sasaran, terutama kepada masyarakat yang sumber airnya benar-benar tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, Yassin mengingatkan keberhasilan penanganan kekeringan tidak cukup diukur dari banyaknya tangki air yang disalurkan. Pemerintah perlu memiliki target untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan tersebut dari tahun ke tahun.

“Dropping itu menyelesaikan kebutuhan hari ini. Infrastruktur permanen menyelesaikan persoalan untuk tahun-tahun berikutnya. Keduanya perlu, tetapi arah kebijakannya harus menuju kemandirian air,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial