Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

DPRD Pati Buka Ruang Evaluasi Tarif BPHTB, Aspirasi Penurunan 2,5 Persen Ditampung

badge-check


					DPRD Pati Buka Ruang Evaluasi Tarif BPHTB, Aspirasi Penurunan 2,5 Persen Ditampung Perbesar

PATI, umbara.co.id – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati Hardi menyatakan aspirasi masyarakat terkait penurunan tarif Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Hardi setelah DPRD Pati menerima audiensi organisasi masyarakat Gerakan Jalan Lurus (GJL) yang meminta agar tarif BPHTB dikaji kembali.

GJL mengusulkan agar tarif BPHTB di Kabupaten Pati dapat kembali ke angka 2,5 persen seperti yang pernah berlaku sebelum diterapkannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024.

Hardi mengatakan, aspirasi tersebut merupakan bagian dari masukan masyarakat yang harus didengar oleh DPRD.

“Kalau masyarakat merasa ada beban yang terlalu berat, tentu aspirasi itu harus kita dengarkan. DPRD tidak boleh menutup mata terhadap keluhan yang disampaikan masyarakat,” ujar Hardi.

Menurutnya, kebijakan pajak daerah harus tetap memiliki landasan hukum, namun penerapannya juga perlu memperhatikan kondisi masyarakat.

Ia menyebut, tarif BPHTB yang saat ini berlaku sebesar 4 persen telah ditetapkan dalam Perda Nomor 1 Tahun 2024.

“Perubahan tarif tentu ada dasar dan prosesnya. Tetapi kalau kemudian muncul aspirasi untuk ditinjau kembali, itu juga bisa menjadi bahan evaluasi,” jelasnya.

Hardi menambahkan, DPRD akan melihat lebih jauh aspirasi tersebut melalui pembahasan bersama pihak terkait.

Ia berharap evaluasi nantinya dapat menemukan formula yang tidak memberatkan masyarakat sekaligus tetap menjaga kepentingan pendapatan daerah.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial