PATI, umbara.co.id — Upaya mengatasi pendangkalan sungai di berbagai wilayah Kabupaten Pati dinilai membutuhkan dukungan armada alat berat yang memadai. Pemerintah Kabupaten Pati didorong menambah jumlah excavator agar proses normalisasi dapat dilakukan secara lebih cepat dan berkelanjutan.
Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengatakan kebutuhan pengerukan sungai di sejumlah wilayah masih cukup besar. Karena itu, pemerintah daerah perlu mempertimbangkan penambahan alat berat secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran.
Menurutnya, semakin banyak armada yang tersedia, semakin luas pula jangkauan normalisasi yang dapat dilakukan. Penanganan tidak harus menunggu satu titik selesai seluruhnya sebelum berpindah ke lokasi lain.
“Kalau bisa punya lima alat mungkin bisa bertahap pengadaannya, untuk mengatasi masalah normalisasi sungai ini,” ujar Ali.
Ia menilai kepemilikan armada sendiri akan membuat pemerintah daerah lebih leluasa menentukan sungai yang harus segera ditangani. Pendangkalan yang terjadi akibat sedimentasi juga perlu diantisipasi secara berkala agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Kalau alatnya tersedia, ketika ada sungai yang sudah mulai dangkal bisa segera ditangani. Jadi tidak menunggu kondisinya semakin parah,” katanya.
Ali juga menekankan pentingnya pemetaan sebagai dasar menentukan lokasi normalisasi. Pemerintah daerah perlu menyusun skala prioritas dengan melihat tingkat sedimentasi, potensi banjir, serta pengaruh kondisi sungai terhadap kawasan permukiman dan lahan pertanian.
“Yang penting bukan hanya punya alatnya, tetapi juga harus ada perencanaan penggunaannya. Mana sungai yang paling membutuhkan normalisasi harus diprioritaskan,” jelasnya.
Saat ini, Pemkab Pati telah menambah dua unit excavator untuk mendukung kegiatan normalisasi di puluhan sungai. Kehadiran alat tersebut diharapkan dapat mempercepat pengerukan material sedimentasi sekaligus membantu memperlancar kapasitas aliran sungai.
Ali menyambut positif langkah tersebut. Menurutnya, dua unit excavator dapat menjadi tahap awal dalam memperkuat sarana penanganan sungai di Kabupaten Pati.
“Dua alat ini bisa menjadi awal. Kalau ke depan kebutuhan memang masih besar, tentu penambahan armada perlu dikaji lagi agar penanganan sungai di Pati semakin cepat,” tandasnya.
(ADV)














