PATI, umbara.co.id — Keberadaan pasokan unggas dan telur dari luar daerah, khususnya Jawa Timur, menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pati. Peternak lokal dinilai perlu memperkuat kemampuan produksi agar dapat memenuhi kebutuhan pasar secara berkelanjutan.
Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PPP, Yassin Shodiq, menyebut persaingan usaha peternakan tidak semata-mata ditentukan oleh persoalan harga. Menurutnya, kepastian ketersediaan produk juga menjadi pertimbangan penting bagi konsumen maupun pembeli.
“Jangan hanya melihat harga. Ketersediaan stok juga menjadi hal penting, karena kebutuhan pasar waktunya tidak selalu sama,” ujar Yassin.
Ia menjelaskan, ketika permintaan pasar meningkat tetapi produksi peternak Pati belum mampu mencukupi kebutuhan, pembeli akan mencari pasokan dari daerah lain. Situasi tersebut dinilai perlu menjadi evaluasi bagi pelaku usaha peternakan lokal.
Karena itu, Yassin mendorong peternak untuk memiliki perencanaan produksi yang lebih matang. Perkiraan terhadap kebutuhan pasar perlu dilakukan sehingga jumlah dan waktu produksi dapat disesuaikan dengan permintaan.
“Kalau pasar membutuhkan barang sementara stok kita tidak tersedia, pembeli tentu akan mengambil dari daerah lain. Ini yang perlu kita perbaiki bersama,” katanya.
Selain meningkatkan produksi, Yassin menilai komunikasi antara peternak, asosiasi dan pembeli perlu diperkuat. Koordinasi tersebut penting untuk mengetahui kebutuhan pasar sekaligus membantu peternak menyusun pola produksi secara lebih terukur.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD juga perlu melihat persoalan peternakan secara menyeluruh. Persaingan dengan produk dari luar daerah tidak seharusnya hanya dilihat dari perbedaan harga, tetapi juga dari kesiapan pasokan dan kemampuan memenuhi kebutuhan konsumen.
“Yang penting bukan mencari siapa yang salah, tetapi bagaimana produk peternak Pati bisa tersedia saat pasar membutuhkan,” tegasnya.
Ia berharap peningkatan kontinuitas pasokan dapat memperkuat kepercayaan pembeli terhadap produk unggas dan telur lokal. Dengan pasokan yang lebih stabil, peternak Pati diharapkan mampu mempertahankan sekaligus memperluas pangsa pasar di daerah sendiri.
(ADV)














