Menu ✖

Mode Gelap
Danu Dorong Kuliner Pati Dipromosikan Bersama Cerita dan Tradisinya DPRD Pati Dorong UMKM Rumahan Jadi Penguat Ekonomi Keluarga Karwito Sebut Kenaikan Insentif RT/RW sebagai Bentuk Apresiasi Pengabdian Kuliner Lokal Pati Dinilai Jadi Bagian dari Identitas Daerah UMKM Pati Didorong Manfaatkan Platform Digital untuk Perluas Pasar DPRD Pati Siap Kawal Kenaikan Tunjangan RT/RW Mulai 2027

Advertorial

DPRD Pati Dorong UMKM Rumahan Jadi Penguat Ekonomi Keluarga

badge-check


					DPRD Pati Dorong UMKM Rumahan Jadi Penguat Ekonomi Keluarga Perbesar

PATI, umbara.co.id – Pengembangan UMKM di Kabupaten Pati dinilai tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan usaha, tetapi juga memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian keluarga. Sejumlah usaha mikro tumbuh dari rumah dan menjadi salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Warsiti, mengatakan perhatian terhadap UMKM perlu diarahkan pada peningkatan kemampuan usaha agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara langsung oleh keluarga pelaku usaha.

Menurutnya, ketika usaha rumahan mampu berkembang, peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga juga semakin terbuka. Karena itu, pembinaan UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.

“Banyak UMKM yang berawal dari usaha rumahan. Kalau usahanya berkembang, tentu memberikan dampak terhadap ekonomi keluarga. Maka pembinaan dan dukungan kepada mereka harus benar-benar diperhatikan,” ujar Warsiti.

Ia menyebut sejumlah aspek masih perlu diperkuat, mulai dari kemampuan memasarkan produk, membuat kemasan yang menarik hingga pengelolaan keuangan usaha secara sederhana.

Warsiti juga melihat pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha rumahan untuk memperluas pemasaran. Dengan media digital, mereka dapat menawarkan produk kepada konsumen tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membuka tempat usaha baru.

“Pelaku usaha rumahan tidak harus memiliki toko besar untuk mendapatkan pelanggan. Teknologi yang ada bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan produk sekaligus meningkatkan produktivitas usaha,” katanya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah menyusun pelatihan yang praktis dan mudah diterapkan. Materi pembinaan juga perlu disesuaikan dengan tingkat kemampuan serta kondisi UMKM di lapangan.

Selain pelatihan, pendampingan dinilai penting agar pelaku usaha dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Salah satunya dalam melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran sehingga perkembangan usaha dapat diketahui dengan lebih jelas.

Warsiti berharap program pengembangan UMKM tidak sekadar mengejar pertambahan jumlah pelaku usaha. Lebih penting, usaha yang telah berjalan dapat dipertahankan, ditingkatkan skalanya dan mampu memberikan tambahan pendapatan yang lebih baik bagi keluarga.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Danu Dorong Kuliner Pati Dipromosikan Bersama Cerita dan Tradisinya

5 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Karwito Sebut Kenaikan Insentif RT/RW sebagai Bentuk Apresiasi Pengabdian

5 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Kuliner Lokal Pati Dinilai Jadi Bagian dari Identitas Daerah

4 Oktober 2026 - 16:03 WIB

UMKM Pati Didorong Manfaatkan Platform Digital untuk Perluas Pasar

4 Oktober 2026 - 16:02 WIB

DPRD Pati Siap Kawal Kenaikan Tunjangan RT/RW Mulai 2027

4 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Trending di Advertorial