PATI, umbara.co.id – Pagelaran Sandiwara Kethoprak “KRIDHO CARITO” di Alun-Alun Kembangjoyo menjadi gambaran bahwa kawasan tersebut masih memiliki daya tarik sebagai ruang berkumpul masyarakat.
Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto menilai potensi tersebut perlu dikembangkan melalui penataan kawasan yang lebih representatif.
Joni hadir dalam pagelaran yang digelar Senin malam (31/8/2026) tersebut. Ia mengatakan Kembangjoyo dapat dikembangkan menjadi ruang publik alternatif yang tidak hanya digunakan ketika ada acara tertentu.
“Kalau Kembangjoyo ditata dengan konsep yang tepat, saya kira kawasan ini bisa menjadi magnet baru bagi masyarakat Pati. Malam ini kita lihat sendiri, ketika ada kegiatan kethoprak, masyarakat datang dan ruang ini kembali hidup,” ujarnya.
Menurut Joni, ruang publik memiliki fungsi yang luas. Selain tempat berkumpul, kawasan tersebut dapat digunakan untuk kegiatan seni, olahraga, komunitas, hiburan keluarga maupun aktivitas ekonomi.
Ia juga menyambut rencana Pemerintah Kabupaten Pati yang akan mengembangkan kegiatan Car Free Night di kawasan tersebut.
“Kalau ada kegiatan rutin, masyarakat punya alasan untuk datang. Dari situ nanti muncul aktivitas ekonomi, komunitas, olahraga, seni, sampai kegiatan anak muda,” jelasnya.
Joni berharap rencana renovasi yang telah diusulkan kepada pemerintah pusat nantinya tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.
“Yang kita bangun sebenarnya bukan hanya infrastrukturnya, tetapi ekosistem ruang publiknya. Kembangjoyo harus benar-benar hidup untuk masyarakat,” pungkasnya.
(ADV)














