PATI – Akses menuju Taman Makam Pahlawan di Desa Puri, Kecamatan Pati, kini mendapat penanganan. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati memperlebar ruas Jalan Pahlawan yang selama ini dinilai terlalu sempit bagi kendaraan roda empat.
Melalui proyek peningkatan jalan sepanjang sekitar 800 meter, badan jalan yang sebelumnya hanya memiliki lebar 4 meter diperluas menjadi 6,5 meter. Pelebaran tersebut diharapkan membuat arus kendaraan lebih lancar, terutama ketika dua mobil berpapasan.
Kabid Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, mengatakan pekerjaan tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Pati 2026 dengan nilai anggaran Rp2,52 miliar. Pelebaran dapat dilakukan karena masih terdapat ruang di sisi jalan.
“Paket pekerjaan di Jalan Pahlawan, tepatnya di area Puri, panjangnya sekitar 800 meter. Awalnya lebar 4 meter, sekarang jadi 6,5 meter. Sumber dananya dari APBD,” jelas Hasto.
Menurutnya, penanganan ruas tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas jalan, tetapi juga untuk menunjang akses menuju kawasan Taman Makam Pahlawan yang menjadi salah satu situs bersejarah.
Kondisi jalan yang lebih lebar diharapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun peziarah yang melintas menuju kawasan tersebut.
“Targetnya biar pengguna jalan lebih nyaman. Apalagi ini akses ke Taman Makam Pahlawan. Dengan lebar 4 meter kemarin, kalau dua mobil berpapasan cukup sulit,” ujarnya.
Pekerjaan dimulai pada 13 Juli 2026 dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender. Berdasarkan kontrak, proyek tersebut dijadwalkan selesai pada 13 Oktober 2026. Namun, DPUTR menargetkan pekerjaan dapat dituntaskan lebih cepat.
“Kontrak dimulai 13 Juli, waktunya 90 hari sampai 13 Oktober. Tapi kami upayakan akhir September sudah selesai,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaannya, peningkatan jalan menggunakan material hotmix. Penggunaan material tersebut diharapkan membuat permukaan jalan lebih kuat sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Selain Jalan Pahlawan, DPUTR Pati juga menangani ruas Jalan Kapten Ali Mahmudi dalam satu paket pekerjaan tersendiri. Ruas tersebut mendapatkan anggaran sekitar Rp700 juta dengan panjang penanganan mencapai 380 meter.
“Untuk Jalan Kapten Ali Mahmudi masuk satu paket dengan anggaran Rp700 juta. Panjang penanganannya 380 meter dengan lebar bervariasi 4 sampai 6 meter,” tutup Hasto.
(ADV)














