Menu ✖

Mode Gelap
Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

Advertorial

Komisi B DPRD Pati Dorong Peternak Unggas Perkuat Kualitas dan Pasokan

badge-check


					Komisi B DPRD Pati Dorong Peternak Unggas Perkuat Kualitas dan Pasokan Perbesar

PATI, umbara.co.id — Daya serap pasar terhadap produk unggas dan telur dari Kabupaten Pati menjadi perhatian Komisi B DPRD Pati. Pasalnya, pasokan dari luar daerah, termasuk Jawa Timur, dinilai masih memiliki porsi cukup besar dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Ketua Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PPP, Muslihan, mengatakan kondisi tersebut perlu dikaji lebih mendalam. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui penyebab produk peternak lokal belum menjadi pilihan utama dalam memenuhi permintaan pasar.

Menurut Muslihan, kualitas produk menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Peternak Pati perlu memastikan hasil produksinya mampu memenuhi standar dan kebutuhan konsumen maupun perusahaan.

“Apakah kualitas di Pati kurang atau bagaimana, itu yang nanti harus kita lihat,” ujarnya.

Selain kualitas, persoalan kontinuitas pasokan juga dinilai berpengaruh terhadap daya serap produk lokal. Kemampuan menyediakan barang dalam jumlah yang cukup dan pada waktu yang tepat menjadi hal penting agar peternak tidak kehilangan peluang pasar.

“Bisa saja stoknya memang tidak mencukupi, atau barangnya tidak tepat pada waktu saat dibutuhkan,” jelasnya.

Muslihan mendorong komunitas dan asosiasi peternak unggas di Pati ikut mengambil peran dalam meningkatkan kualitas produksi. Menurutnya, penguatan sektor peternakan tidak cukup hanya dengan meningkatkan jumlah produksi, tetapi juga harus dibarengi dengan kualitas dan kepastian pasokan.

“Kalau memang nanti persoalannya kualitas, harapan kami komunitas-komunitas dan asosiasi juga ikut berpikir tentang kualitas itu,” katanya.

Di sisi lain, DPRD juga akan melihat mekanisme penyerapan yang dilakukan perusahaan. Muslihan menyebut, keputusan pembelian perusahaan besar terkadang ditentukan oleh manajemen di tingkat pusat, sehingga komunikasi dengan pihak terkait diperlukan untuk mengetahui peluang penyerapan produk peternak Pati.

“Kalau perusahaan besar ini kan secara pusat. Jadi nanti kita komunikasi dengan pusat,” tuturnya.

Komisi B berharap evaluasi tersebut dapat mengungkap kendala yang selama ini membuat produk unggas dan telur lokal belum terserap secara optimal. Dengan mengetahui persoalan secara lebih jelas, langkah penguatan peternak dapat dilakukan agar produk Pati semakin mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

Trending di Berita