Menu

Mode Gelap
Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang, Ketua DPRD Pati Pastikan Perbaikan Tahun 2026 Ketua DPRD Pati Imbau Warga Tak Terpengaruh Isu Kenaikan BBM Anggota DPRD Pati Bantah Isu Kenaikan BBM Subsidi, Sebut Hoaks TPA Sampok Bantu Kendalikan Sampah, DPRD Pati Apresiasi Kesadaran Warga Akses TPA Sampok Rusak Parah, DPRD Pati Minta Perbaikan Segera Desak Perbaikan Jalan Rusak, DPRD Pati Soroti Akses Vital Antar Kecamatan

Advertorial

Muslihan Tegaskan Fungsi Anggaran DPRD Pati Tetap Berjalan di Tengah Sorotan Publik

badge-check


					Muslihan Tegaskan Fungsi Anggaran DPRD Pati Tetap Berjalan di Tengah Sorotan Publik Perbesar

PATI, umbara.co.id – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, merespons adanya keluhan masyarakat terkait dugaan melemahnya fungsi penganggaran legislatif dalam Forum Perangkat Daerah yang berlangsung di Kantor Bapperida Pati.

Muslihan yang juga duduk sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pati menegaskan bahwa mekanisme penganggaran hingga kini tetap berjalan sesuai ketentuan. Ia memastikan seluruh usulan program dari pihak eksekutif tetap melalui pembahasan bersama DPRD.

Menurutnya, tidak ada perubahan mendasar dalam proses penyusunan anggaran daerah. Komunikasi antara eksekutif dan legislatif disebutnya masih terjalin dengan baik, termasuk dalam tahapan pembahasan di Banggar.

“Setiap program yang diusulkan bupati tetap disampaikan ke DPRD. Prosesnya masih dibahas di Banggar, jadi fungsi budgeting tetap berjalan sesuai aturan,” jelasnya.

Ia menilai pentingnya menjaga pemahaman publik agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait peran DPRD dalam penganggaran. Sebab, fungsi tersebut merupakan bagian utama dari tugas legislatif yang diatur dalam perundang-undangan.

Lebih lanjut, Muslihan menekankan perlunya memperkuat sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, terutama dalam masa transisi pemerintahan saat ini. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan berdampak positif pada percepatan pembangunan daerah.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama, agar pembangunan di Kabupaten Pati bisa berjalan lebih optimal dan berpihak pada masyarakat,” imbuhnya.

Sebelumnya, isu terkait fungsi penganggaran DPRD mencuat setelah disampaikan oleh Sukarno, warga Kecamatan Wedarijaksa yang juga mantan anggota Komisi B DPRD Pati. Dalam forum tersebut, ia mengaku memperoleh informasi bahwa bupati dapat menjalankan program tanpa persetujuan DPRD.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian dalam forum, sehingga memunculkan klarifikasi dari pihak DPRD.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang, Ketua DPRD Pati Pastikan Perbaikan Tahun 2026

1 April 2026 - 13:55 WIB

Ketua DPRD Pati Imbau Warga Tak Terpengaruh Isu Kenaikan BBM

1 April 2026 - 13:51 WIB

Anggota DPRD Pati Bantah Isu Kenaikan BBM Subsidi, Sebut Hoaks

1 April 2026 - 13:46 WIB

TPA Sampok Bantu Kendalikan Sampah, DPRD Pati Apresiasi Kesadaran Warga

1 April 2026 - 13:39 WIB

Akses TPA Sampok Rusak Parah, DPRD Pati Minta Perbaikan Segera

1 April 2026 - 13:36 WIB

Trending di Advertorial