Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Muslihan Tegaskan Fungsi Anggaran DPRD Pati Tetap Berjalan di Tengah Sorotan Publik

badge-check


					Muslihan Tegaskan Fungsi Anggaran DPRD Pati Tetap Berjalan di Tengah Sorotan Publik Perbesar

PATI, umbara.co.id – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, merespons adanya keluhan masyarakat terkait dugaan melemahnya fungsi penganggaran legislatif dalam Forum Perangkat Daerah yang berlangsung di Kantor Bapperida Pati.

Muslihan yang juga duduk sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pati menegaskan bahwa mekanisme penganggaran hingga kini tetap berjalan sesuai ketentuan. Ia memastikan seluruh usulan program dari pihak eksekutif tetap melalui pembahasan bersama DPRD.

Menurutnya, tidak ada perubahan mendasar dalam proses penyusunan anggaran daerah. Komunikasi antara eksekutif dan legislatif disebutnya masih terjalin dengan baik, termasuk dalam tahapan pembahasan di Banggar.

“Setiap program yang diusulkan bupati tetap disampaikan ke DPRD. Prosesnya masih dibahas di Banggar, jadi fungsi budgeting tetap berjalan sesuai aturan,” jelasnya.

Ia menilai pentingnya menjaga pemahaman publik agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait peran DPRD dalam penganggaran. Sebab, fungsi tersebut merupakan bagian utama dari tugas legislatif yang diatur dalam perundang-undangan.

Lebih lanjut, Muslihan menekankan perlunya memperkuat sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, terutama dalam masa transisi pemerintahan saat ini. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan berdampak positif pada percepatan pembangunan daerah.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama, agar pembangunan di Kabupaten Pati bisa berjalan lebih optimal dan berpihak pada masyarakat,” imbuhnya.

Sebelumnya, isu terkait fungsi penganggaran DPRD mencuat setelah disampaikan oleh Sukarno, warga Kecamatan Wedarijaksa yang juga mantan anggota Komisi B DPRD Pati. Dalam forum tersebut, ia mengaku memperoleh informasi bahwa bupati dapat menjalankan program tanpa persetujuan DPRD.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian dalam forum, sehingga memunculkan klarifikasi dari pihak DPRD.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial