Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

badge-check


					Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Perbesar

PATI, umbara.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB, Muntamah, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati segera mengambil langkah nyata untuk membantu petani tambak yang menjadi korban banjir rob di wilayah pesisir. Menurutnya, para petani saat ini menghadapi kerugian besar akibat tambak yang terendam air pasang dalam beberapa waktu terakhir.

Muntamah menegaskan, pemerintah tidak boleh hanya fokus pada sektor pertanian tanaman pangan ketika terjadi bencana. Petani tambak yang kehilangan hasil budidaya dan modal usaha juga membutuhkan perhatian yang sama dari negara.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, ratusan hektare tambak di Kecamatan Tayu dan Margoyoso terdampak rob. Kondisi tersebut menyebabkan bibit ikan maupun udang yang telah ditebar hilang, sementara biaya operasional yang sudah dikeluarkan petani tidak dapat kembali.

“Kerugian yang dialami petani tambak sangat besar. Mereka sudah mengeluarkan modal untuk bibit, pakan, hingga perawatan tambak. Ketika rob datang, semuanya bisa hilang dalam hitungan hari,” ujar Muntamah.

Ia menilai pemerintah daerah perlu segera melakukan pendataan dan menyiapkan skema kompensasi agar para petani tidak semakin terpuruk. Menurutnya, bantuan tersebut penting untuk menjaga keberlangsungan usaha masyarakat pesisir yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.

Muntamah menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pada saat masyarakat mengalami musibah merupakan bentuk tanggung jawab yang tidak boleh diabaikan.

“Jangan sampai masyarakat merasa berjuang sendirian menghadapi bencana. Pemerintah harus hadir, bukan hanya melihat data kerugian, tetapi juga memastikan para petani masih bisa melanjutkan usahanya setelah rob surut,” tegasnya.

Ia juga meminta agar bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu membantu proses pemulihan usaha tambak sehingga roda perekonomian masyarakat pesisir tetap berjalan.

“Kalau pemerintah bisa membantu petani padi saat gagal panen, maka petani tambak juga harus mendapatkan perlakuan yang sama. Mereka sama-sama mencari nafkah untuk keluarganya dan sama-sama berhak mendapatkan perlindungan,” tandasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

15 Juni 2026 - 20:47 WIB

Trending di Advertorial