Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Muslikan: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Keluarga, Bukan Sekadar Program Pemerintah

badge-check


					Muslikan: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Keluarga, Bukan Sekadar Program Pemerintah Perbesar

PATI, umbara.co.id – Ketahanan pangan dinilai tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah dalam skala besar. Keterlibatan keluarga dalam memenuhi sebagian kebutuhan pangan sehari-hari juga menjadi bagian penting yang perlu terus didorong.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslikan, menilai Program Keluarga Berdaya dapat menjadi salah satu sarana untuk membangun kesadaran tersebut. Melalui program ini, masyarakat didorong memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk menanam sayuran dan tanaman pangan.

Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti menanam kebutuhan pangan sendiri dapat memberikan manfaat apabila dilakukan secara konsisten dan melibatkan masyarakat secara luas.

“Kalau toh itu memang baik untuk masyarakat, ya kita mendukung,” kata Muslikan saat ditemui di gedung DPRD Pati.

Meski demikian, Muslikan mengingatkan bahwa program ketahanan pangan harus melihat kondisi nyata di lapangan. Pemerintah perlu memastikan masyarakat mengetahui tujuan serta manfaat dari program yang dijalankan.

Politisi Fraksi PPP itu menilai keberhasilan program tidak bisa hanya diukur dari banyaknya kegiatan atau sosialisasi yang dilakukan. Hal terpenting adalah sejauh mana masyarakat benar-benar memanfaatkan program tersebut.

“Yang pasti, kami dari Komisi B, kalau itu memang program yang betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat dan menguntungkan masyarakat, tak jadi persoalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, ketahanan pangan berbasis keluarga dapat menjadi langkah positif apabila masyarakat mendapatkan pendampingan yang cukup. Dengan demikian, aktivitas menanam pangan di lingkungan rumah tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat.

Muslikan juga meminta pemerintah memberikan edukasi yang mudah diterapkan masyarakat. Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman praktis agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Iya harus edukasi, tidak hanya sekadar jargon,” tegasnya.

Komisi B DPRD Pati pun mendorong agar semangat kemandirian pangan terus ditanamkan dari tingkat keluarga. Dengan keterlibatan masyarakat, ketahanan pangan diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial