Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Berita

Pesantren Masih Jadi Pilihan Orang Tua, Muntamah: Seimbangkan Ilmu Agama dan Pendidikan Umum

badge-check


					Pesantren Masih Jadi Pilihan Orang Tua, Muntamah: Seimbangkan Ilmu Agama dan Pendidikan Umum Perbesar

PATI, umbara.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menilai pendidikan pesantren hingga kini masih menjadi pilihan utama banyak orang tua dalam menentukan masa depan pendidikan anak. Menurutnya, keunggulan pesantren terletak pada kemampuannya memadukan pendidikan agama dengan pendidikan umum secara seimbang.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, keseimbangan tersebut menjadi bekal penting bagi anak untuk menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan agama.

“Saya punya harapan besar anak-anak saya itu pendidikan agama dan tujuan umumnya seimbang. Sehingga orang tua juga lebih mudah mengendalikan, karena dia sudah tahu ajaran agama: dengan orang tua harus sopan, dengan guru harus tawaduk,” ujar Muntamah.

Ia menilai, sistem pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab sejak usia dini. Hal tersebut dinilai menjadi alasan kuat mengapa pesantren tetap dipercaya masyarakat.

Menurut Muntamah, generasi muda saat ini membutuhkan pondasi moral yang kuat agar mampu menghadapi derasnya pengaruh perkembangan teknologi dan media sosial. Karena itu, pendidikan agama harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas ilmu pengetahuan.

“Kalau hanya mengejar prestasi akademik tanpa dibarengi akhlak yang baik, tentu akan kurang lengkap. Anak harus pintar, tetapi juga memiliki etika, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengakui beberapa kasus yang terjadi di sejumlah pesantren sempat memengaruhi kepercayaan masyarakat. Namun menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh menjadi dasar untuk menghakimi seluruh lembaga pesantren.

Muntamah berharap seluruh pengelola pesantren terus melakukan pembenahan agar kualitas pendidikan semakin baik dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

“Pesantren itu pilihan bagus asal kita jeli. Kuncinya seimbang, ilmu umum didapat, pendidikan agama kuat, dan akhlak tetap terjaga,” pungkasnya.

Ia menambahkan, keberadaan pesantren merupakan bagian penting dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas serta karakter yang kuat sebagai bekal membangun bangsa.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial