Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Tampung Aspirasi Reses Warga, Danu Ikhsan HC Siap Kawal Program Penguatan UMKM di DPRD Pati

badge-check


					smiling man holds the clipboard while list items among craft items in the craft gallery Perbesar

smiling man holds the clipboard while list items among craft items in the craft gallery

PATI – Serapan aspirasi masyarakat pada agenda reses DPRD Kabupaten Pati memperlihatkan besarnya harapan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap intervensi pemerintah daerah. Warga mendorong adanya dukungan konkret agar sektor usaha kerakyatan ini mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang berkelanjutan.

Anggota Komisi A DPRD Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Danu Ikhsan HC, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan berbagai masukan yang dihimpun dari konstituen. Menurutnya, sektor UMKM merupakan pilar penting perekonomian daerah yang membutuhkan pengawalan anggaran dan kebijakan secara konsisten.

“Berdasarkan hasil dialog saat reses, masyarakat sangat mengharapkan hadirnya program yang utuh. Bantuan modal memang krusial, tetapi pendampingan usaha dan kemudahan izin menjadi kunci agar mereka bisa mandiri. Aspirasi ini tentu menjadi prioritas kami dalam pembahasan program pembangunan daerah,” ujar Danu Ikhsan HC.

Ia menjelaskan bahwa berbagai persoalan dasar seperti legalitas usaha, pelatihan manajemen keuangan, hingga fasilitasi pemasaran digital masih menjadi kendala utama pelaku usaha di pedesaan. Tanpa adanya pendampingan terstruktur, bantuan modal yang disalurkan berisiko tidak memberikan dampak yang optimal.

Oleh sebab itu, Danu mendorong agar hasil reses ini diserap oleh dinas-dinas teknis terkait dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Pihaknya di legislatif bertekad memastikan alokasi anggaran pembangunan berpihak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah.

“Tugas kami di DPRD adalah memastikan suara dan kebutuhan riil warga tercermin dalam kebijakan daerah. Penguatan UMKM akan terus kami kawal agar ekonomi Kabupaten Pati tumbuh lebih kuat dan merata,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial