Karangwage, Trangkil (11/4) – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri panen raya padi di lahan persawahan Desa Karangwage, Kecamatan Trangkil, Jumat (11/4). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolresta Pati, Dandim 0718 Pati, Kepala Dinas Pertanian beserta jajarannya, Plt. Kepala DPUTR, Camat Trangkil, Forkopimcam, Kepala Bulog Cabang Pati, para kepala desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Trangkil, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sudewo menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Pati. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas capaian produksi padi di wilayah tersebut yang mencapai 10 ton per hektar.

“Ada sesuatu yang membanggakan. Saya terkejut mendapat laporan dari Dinas Pertanian bahwa ada produksi padi 1 hektar mencapai 10 ton,” ujarnya. “Saya terinspirasi dari zoom meeting dengan Bapak Presiden yang menyebutkan bahwa di Banten bisa mencapai 11 ton per hektar. Ini menjadi simbol bahwa saya akan berupaya agar seluruh desa di Pati bisa seperti ini.”
Bupati Sudewo juga menyoroti kebijakan baru pemerintah di era Presiden Prabowo yang menetapkan harga gabah Rp 6.500 per kilogram. Ia berharap, petani Pati bisa merasakan dampak positif dari kebijakan tersebut.
Lebih lanjut, ia meminta seluruh desa dan petani di Kabupaten Pati untuk menargetkan produksi minimal 10 ton per hektar.
“Pemkab akan melakukan segala upaya maksimal untuk mewujudkan kesejahteraan petani. Terima kasih atas dukungannya,” tegasnya.
Kegiatan panen raya tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan petani setempat, termasuk salah satunya Pak Suyoto, yang menjadi lokasi panen simbolis. Dengan optimisme tinggi, Pemkab Pati berkomitmen mendorong peningkatan produktivitas pertanian guna memperkuat ketahanan pangan daerah.













