Menu

Mode Gelap
Pengadaan Kursi Pijat Rp180 Juta di Pati Dibatalkan, Plt Bupati Alihkan Anggaran ke Infrastruktur Diskominfo Pati Gelar FGD “Indonesia Asri”, Dorong Kepedulian Lingkungan dan Pengelolaan Sampah Desa Babalan Dicanangkan sebagai Desa Cantik 2026, Plt. Bupati Pati Dorong Penguatan Data Desa TMMD ke-128 Resmi Dibuka, Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Kualitas Hidup Warga Desa Diskominfo Pati Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi Publik Lewat Pelatihan Teknis PPID Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

Berita

Lansia 80 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Srikaton Usai Dilaporkan Hilang

badge-check


					Lansia 80 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Srikaton Usai Dilaporkan Hilang Perbesar

PATI – Seorang pria lansia, Sumijan bin Parman (80), warga Desa Slungkep RT 002 RW 001, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Srikaton pada Sabtu (12/4/2025) sekitar pukul 09.45 WIB. Korban sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Slungkep pada Jumat (11/4/2025) sore.

Menurut keterangan saksi, Budi Mulyawan (46) dan Suparlin (46), korban terakhir terlihat meminjam tangga milik tetangganya, Subeto, pada Jumat (11/4/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, Sumijan berniat mengambil bambu di pinggir sungai dekat rumahnya. Namun, hingga petang, ia tak kunjung pulang, sehingga keluarga dan warga mulai khawatir.

Laporan hilangnya Sumijan kemudian diterima Polsek Kayen pada Jumat (11/4/2025) sekitar pukul 17.15 WIB. Tim gabungan dari Polsek Kayen, Basarnas, dan BPBD Kabupaten Pati langsung melakukan pencarian di sepanjang Sungai Slungkep.

“Pada Sabtu (12/4/2025) pukul 09.45 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal di Sungai Srikaton, sekitar enam kilometer dari lokasi awal diduga terseret arus,” jelas Kapolsek Kayen, AKP Parsa, mewakili Kapolresta Pati.

Jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Slungkep. Tim Puskesmas Kayen yang dipimpin Dr. Indri Kurniasari melakukan pemeriksaan medis (visum) dan menyimpulkan tidak ada tanda kekerasan pada jenazah. Korban diduga meninggal akibat gagal napas karena tenggelam.

“Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menandatangani surat pernyataan. Jenazah telah diserahkan untuk dimakamkan,” tambah AKP Parsa.

Polisi telah melakukan langkah standar penanganan, termasuk pengamanan TKP, dokumentasi, dan pemeriksaan saksi. “Kami menyampaikan duka mendalam kepada keluarga,” tutup AKP Parsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengadaan Kursi Pijat Rp180 Juta di Pati Dibatalkan, Plt Bupati Alihkan Anggaran ke Infrastruktur

23 April 2026 - 20:32 WIB

Diskominfo Pati Gelar FGD “Indonesia Asri”, Dorong Kepedulian Lingkungan dan Pengelolaan Sampah

23 April 2026 - 20:30 WIB

Desa Babalan Dicanangkan sebagai Desa Cantik 2026, Plt. Bupati Pati Dorong Penguatan Data Desa

23 April 2026 - 20:29 WIB

TMMD ke-128 Resmi Dibuka, Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Kualitas Hidup Warga Desa

22 April 2026 - 21:11 WIB

Diskominfo Pati Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi Publik Lewat Pelatihan Teknis PPID

22 April 2026 - 20:57 WIB

Trending di Advertorial