Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Berita

Buruh Nelayan Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Keboromo, Tayu

badge-check


					Buruh Nelayan Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Keboromo, Tayu Perbesar

Pati – Jajaran Polresta Pati melalui Polsek Tayu tengah menginvestigasi penemuan mayat seorang pria di area persawahan Desa Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Korban teridentifikasi sebagai Muja Agung Pati (35), seorang buruh nelayan warga Desa Tayu Kulon.

Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, menjelaskan bahwa jenazah ditemukan pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. Laporan awal berasal dari warga setempat pada Minggu malam (13/4/2025) pukul 23.45 WIB, setelah korban tidak pulang usai berangkat memancing.

“Korban meninggalkan rumah pada Minggu pagi sekitar pukul 11.00 WIB untuk memancing. Karena hingga sore tidak kembali, keluarga dan warga melakukan pencarian hingga menemukannya di sawah milik Bapak Ali,” jelas AKP Aris.

Tim gabungan Polsek Tayu dan Puskesmas Tayu 1 langsung menuju TKP. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan atau luka penganiayaan pada tubuh korban.

“Korban memiliki riwayat sakit lambung dan epilepsi,” tambah Kapolsek. Kesimpulan sementara tim medis, termasuk Bidan Tiara dan Sri Muah, menyebut kematian diduga bukan akibat tindak kriminal.

Polsek Tayu telah mengolah TKP dan memeriksa saksi, termasuk Sugeng Pantrimo (47, warga Kedungsari) dan Nur Sugianto (49, warga Kesambi, Kudus).

Jenazah dievakuasi ke rumah duka dengan pengawalan Polsek Tayu dan TNI Koramil 03 Tayu, disaksikan lKepala Desa Keboromo serta tim medis. “Keluarga telah menerima musibah ini dan membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun,” pungkas AKP Aris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial