Menu

Mode Gelap
Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana Wagub Jateng Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Karawitan

Berita

Suara dari Ladang: Mukit Minta Ketela Tak Lagi Jadi “Anak Tiri”

badge-check


					Suara dari Ladang: Mukit Minta Ketela Tak Lagi Jadi “Anak Tiri” Perbesar

Pati, umbara.co.id – Ketela makanan rakyat yang akrab di lidah masyarakat pedesaan kini mulai bersuara lewat wakil rakyat. Adalah Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Partai Demokrat, yang menyuarakan harapan para petani ketela agar komoditas ini mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.

“Harapannya untuk ketela juga diperhatikan, terutama dengan HPP-nya,” ujar Mukit, saat ditemui usai rapat Komisi B DPRD Pati.

Tak sekadar bicara harga, Mukit menekankan pentingnya kepastian bagi petani. Saat ini, petani ketela kerap gigit jari karena harga jual yang fluktuatif dan tidak berpihak.

“Dengan begitu, petani ketela bisa mendapatkan harga yang pasti seperti petani padi,” lanjutnya.

Lebih jauh, Mukit menilai ketela seharusnya tidak hanya dipandang sebagai bahan pangan kelas dua. Komoditas ini dinilai layak masuk dalam program ketahanan pangan daerah, mengingat kandungan gizinya dan ketangguhannya dalam berbagai kondisi lahan.

“Ketela juga bisa dimasukkan ke program ketahanan pangan,” tegas Mukit penuh keyakinan.

Pernyataan Mukit ini menjadi angin segar bagi banyak petani di Pati yang selama ini merasa terpinggirkan. Mungkinkah ketela akhirnya naik kelas? Waktu dan kebijakan akan menjawabnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong

2 Januari 2026 - 20:05 WIB

Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo

31 Desember 2025 - 14:31 WIB

Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati

30 Desember 2025 - 08:08 WIB

Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana

29 Desember 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita