Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945 DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu Ali Badrudin Tegaskan DPRD Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa

Berita

Pasar Imlek Dibuka di Pecinan Pati, Fasilitasi 75 UMKM Bangkitkan Ekonomi Warga

badge-check


					Pasar Imlek Dibuka di Pecinan Pati, Fasilitasi 75 UMKM Bangkitkan Ekonomi Warga Perbesar

PATI – Pasar Imlek resmi dibuka di Kompleks Pecinan Pati, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan yang berpusat di Klenteng Hok Tik Bio Pati tersebut mulai berlangsung sejak sore hari dan langsung menyedot perhatian masyarakat.

Pasar Imlek tahun ini memfasilitasi sedikitnya 75 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya mendorong kebangkitan perekonomian masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah di Kabupaten Pati.

Ketua Klenteng Hok Tik Bio Pati, Eddy Siswanto, mengatakan Pasar Imlek akan berlangsung selama 10 hari, mulai 7 hingga 17 Februari 2026. Beragam UMKM dari sektor kuliner, kerajinan khas, pakaian, hingga berbagai produk lainnya turut meramaikan kegiatan tersebut.

“Pada Imlek ini mulai tanggal 7 sampai 17 Februari di Pasar Imlek Pati Bumi Mina Tani untuk meningkatkan UMKM, jadi yang tertinggi maupun dari yang bawah. UMKM bawah kalau eksis perekonomian di Pati tentunya menjadi terbantu,” ujarnya saat diwawancarai awak media.

Ia menyebutkan, antusiasme pengunjung terlihat sejak hari pertama pembukaan. Sejumlah stan UMKM tampak dipadati masyarakat yang berburu aneka makanan dan produk khas.

“Ada 75 UMKM yang terdaftar dan diikuti UMKM yang tidak terdaftar, tapi nanti dibina oleh Klenteng Hok Tik Bio. Kebanyakan UMKM makanan, pakaian, juga kecil-kecil ada,” ucapnya.

Tak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, Pasar Imlek juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan budaya. Salah satunya adalah pentas barongsai yang digelar pada malam hari, sehingga masyarakat dapat menikmati kesenian khas Tionghoa.

“Pentas tentunya barongsai, hiburan-hiburan dari Klenteng Hok Tik Bio. Acara ini sebagai harmoni mimpi menuju Indonesia emas. Dengan harmoni, guyup rukun Indonesia akan menuju keemasan,” terangnya.

Selain itu, Klenteng Hok Tik Bio juga menyediakan makan gratis bagi masyarakat selama Pasar Imlek berlangsung. Setiap harinya, sebanyak 3.500 porsi makanan dibagikan secara cuma-cuma kepada pengunjung.

“Makan gratis diadakan mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. Kita bikin 3.500 porsi per hari,” jelas Eddy.

Di tahun Shio Kuda ini, Eddy berharap perayaan Imlek dapat membawa keberkahan bagi Kabupaten Pati. Ia mendoakan agar perekonomian daerah semakin bergairah dan masyarakat senantiasa diberi kesehatan.

“Harapannya Imlek, semoga Kabupaten Pati dalam keadaan gemah ripah loh jinawi. Tahun ini Shio Kuda, semoga Kabupaten Pati menjadikan UMKM bergairah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945

5 Juni 2026 - 20:58 WIB

DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil

2 Juni 2026 - 13:15 WIB

DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan

2 Juni 2026 - 13:14 WIB

Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan

2 Juni 2026 - 13:12 WIB

DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu

2 Juni 2026 - 13:10 WIB

Trending di Advertorial