Menu

Mode Gelap
Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal Mewujudkan Pendidikan Inklusif: DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penarikan Biaya Berkedok Komite

Advertorial

Mewujudkan Pendidikan Inklusif: DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penarikan Biaya Berkedok Komite

badge-check


					Mewujudkan Pendidikan Inklusif: DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penarikan Biaya Berkedok Komite Perbesar

PATI – Komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat terus didorong oleh Komisi D DPRD Kabupaten Pati. Pihak sekolah diminta menghentikan segala bentuk pembebanan biaya tidak resmi yang dibungkus atas nama kesepakatan komite sekolah.

Ketua Komisi D DPRD Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa pemenuhan hak pendidikan anak tidak boleh terhalangi oleh kendala finansial akibat munculnya biaya-biaya tambahan yang tidak transparan.

“Setiap anak berhak mendapatkan akses pendidikan tanpa dibayang-bayangi oleh kecemasan finansial orang tuanya. Penggunaan nama komite untuk menarik biaya adalah praktik yang menyalahi komitmen bersama,” ujar Teguh.

Ia menyarankan agar sekolah lebih kreatif dalam menyusun skema efisiensi pembiayaan serta aktif menjalin kemitraan dengan pihak luar melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) atau hibah yang sah, ketimbang terus mengandalkan kantong wali murid.

Selain itu, Teguh menekankan pentingnya komitmen bersama antara pihak eksekutif dan legislatif untuk terus mengawal kecukupan alokasi anggaran pendidikan daerah, sehingga sekolah tidak merasa kekurangan dalam menjalankan operasional dasarnya.

“Tujuan akhir kita adalah menciptakan ekosistem sekolah yang bersahabat, terbuka, dan berfokus pada prestasi siswa. Penataan sistem pembiayaan yang jujur adalah langkah awal menuju ke sana,” tutupnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

30 Juli 2026 - 16:01 WIB

Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah

29 Juli 2026 - 19:05 WIB

KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam

29 Juli 2026 - 18:25 WIB

Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional

22 Juli 2026 - 20:50 WIB

Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal

20 Juli 2026 - 19:25 WIB

Trending di Berita