Pati, umbara.co.id – Kabupaten Pati menegaskan sikap terbukanya terhadap dunia investasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, di tengah munculnya persoalan antara warga dan salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Belakangan ini, hubungan antara PT. HWI Pati dan warga desa setempat memanas. Perselisihan soal pengelolaan limbah pabrik memicu keresahan, hingga akhirnya menjadi perhatian wakil rakyat.

Menanggapi hal itu, Joni mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara pihak perusahaan dan masyarakat.
“Kami dari Pati sangat mendukung masuknya investasi. Kami ingin banyak perusahaan tumbuh dan membuka peluang di sini. Tapi jangan sampai ada konflik dengan warga,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Politisi Partai Demokrat itu menilai, investasi seharusnya menjadi pintu pembuka bagi pertumbuhan ekonomi daerah, bukan malah menjadi sumber ketegangan.
“Jangan sampai terjadi miskomunikasi yang akhirnya berujung gesekan. Itu yang kami hindari,” tegasnya.
Ia juga mengajak kedua belah pihak untuk duduk bersama dan mencari jalan keluar terbaik.
“Masalah seperti ini tidak bisa diselesaikan sepihak. Harus ada semangat kebersamaan. Desa dan perusahaan harus saling mendukung, saling mengayomi, agar bisa terjalin kerja sama yang sehat dan harmonis,” lanjutnya.
Joni berharap, ke depan Pati bisa menjadi daerah yang ramah bagi investor, sekaligus tetap menjaga harmoni dengan masyarakat lokal.
(ADV)














